Home » Berita Terpopuler » Warga Baubau Duduki Bank Tabungan Negara di Kendari

Warga Baubau Duduki Bank Tabungan Negara di Kendari

KENDARI – Belasan warga Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) menduduki Kantor Cabang Bank Tabungan Negara (BTN) dibilangan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Wuawua, Kota Kendari, Selasa (29/9).

Warga menuntut Akta Jual Beli (AJB) dan sertifikat perumahan yang dikredit melalui bank tersebut yang sudah dilunasi sejak beberapa tahun sebelumnya.

Kepala Cabang Bank Tabungan Rakyat (BTN) Saniman mengatakan, pihaknya belum mau menyerahkan AJB karena pihak pengembang perumahan masih belum melunasi sejumlah kewajiban atas pembiayaan listrik, air dan sarana pendukung lainnya.

Sementara pengembang perumahann Medi mengatakan, tidak memiliki ikatan hukum dengan BTN karena dirinya mem take over 134 unit rumah dengan uang tunai dari pengembang sebelumnya.

“Jadi begini, saya take over rumah ini, membayar secara tunai kepada pengembang sebelumnya,lalu warga yang menginginkan unit perumahan, beli kepada saya, karena uang cashnya tidak cukup, maka warga bermohon ke BTN untuk kredit pemilikan rumah (KPR),”jelas Medi.

Kata dia, setiap angsuran kredit warga bayarkan ke pihak BTN, yang kemudian meneruskan kerekening saya. Hanya saja tidak sesuai yang disepakati, karena ada sejumlah yang dipotong untuk sarana pendukung.

”Yang dipotong itu sekitar Rp. 500 juta lebih, sekarang jadi barang bukti di Polres Baubau karena sudah masuk ke rana hukum,”kata Medi.

Salah seorang warga yang menolak dirinya dipublikasi menjelaskan, dirinya menuntut dan mencari keadilan karena adanya perlakuan pihak bank yang masih melakukan penagihan sementara suaminya sudah setahun meninggal dunia.

“Ketentuan KPR, kalau kreditur meninggal otamatis kredit lunas, ini datang menagih, dan saya kaget pada saat itu, karena seluruh persyaratan sudah saya setor sebelumnya, seperti surat keterangan meninggal dan lain – lain, mala saya disuruh lagi membuat surat keterangan meninggal yang baru, ini ada apa di BTN,”ungkapnya.

Warga yang mendududki BTN tersebut, menolak untuk kembali ke rumah mereka sebelum AJB dan Sertifikat tanah dan bangunan diserahkan, mereka tidur dikursi ruang tunggu, sebagian beralas tikar yang dikawal puluhan personil Polres Kendari.

(mas’ud)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *