Home » Headline » Ustadz: Membangun Dan Memakmurkan Masjid Anjuran Agama
Ketua Dewan Pembangunan Masjid Al-Hasan, Hugua mrmukul gendang tanda peresmian masjid Al-Hasan di Desa Nekat Jaya, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Jum''at (30/12

Ustadz: Membangun Dan Memakmurkan Masjid Anjuran Agama

“Nabi kita Muhammad memperingati hari kelahirannyanya setiap hari Senin dengan cara berpuasa sunah. Sedangkan kita umatnya memperingati kelahiran Nabi Muhammad sekali dalam setahun dengan ‘baca-baca’ atau melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an,

ANDOOLO, MYSULTRA.COM ,  – Ustadz Ali Awad mengatakan membangun dan memakmurkan masjid atau rumah ibadah di mana pun, merupakan anjuran agama bagi umat Islam.

Ustadz Ali mengatakan hal tersebut saat memberi ceramah agama pada peresmiian Masjid Al-Hasan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Maramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Jum’at.

“Oleh karena membangun dan memakmurkan masjid merupakan anjuran agama, maka setiap umat Islam yang bergotong royong membangun dan memakmurkan masjid merupakan ibadah,” katanya.

Pada acara peresmian masjid Al-Hasan yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu, Ustadz Ali menjelaskan membangun masjid megah tapi dibiarkan sepih oleh masyarakat di sekitarnya,nilai pahala ibadahnya menjadi berkurang.

 Sebaliknya kata dia, masjid megah yang dibangun dan selalu diramaikan atau dimakmurkan dengan kegiatan ibadah, pahala ibadahnya akan terus bertambah dan bertambah.

 “Oleh karena itu, agar mereka yang telah bergotong royong membangun masjid ini terus beroleh pahala ibadah, maka kita masyarakat sekitar harus selalu meramaikan dan memakmurkan masjid ini,” katanya.

 Pada kesempatan tersebut, Ustadz Ali juga menjelaskan bahwa umat Islam yang selalu memperingati maulid Nabi Muhammad akan memperoleh pahala ibadah.

Sebab Nabi Muhammad sendiri semasa hidupnya selalu memperingati hari kelahirannya, bukan setiap tahun tapi malah sekali seminggu.

 “Nabi kita Muhammad memperingati hari kelahirannyanya setiap hari Senin dengan cara berpuasa sunah. Sedangkan kita umatnya memperingati kelahiran Nabi Muhammad sekali dalam setahun dengan ‘baca-baca’ atau melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an,” katanya.

 Sementara itu, Ketua Dewan Pembangunan Masjid Al-Hasan, Hugua saat memberi sambutan mengatakan masjid yang dibangun di Desa Mekar Jaya itu sedikit agak megah karena berdasarkan perintah agama, masjid harus lebih baik dari rumah-rumah warga di sekitarnya.

 “Pak Ustadz, kalau saya tidak salah perintah agama seperti itu, masjid harus lebih baik dari rumah-rumah warga di sekitarnya. Itu sebabnya, masjid dibangun agak sedikit megah,” katanya.

Diungkapkan Hugua, masjid tersebut diberi nama Masjid Al-Hasan karena Hasan-lah (kakak kandung Hugua-red) yang menginiasi pendirian masjid di desa itu.

 “Saya hanya menjadi bagian dari donator bersama-sama warga sekitar yang ikut bergotong royong. Lahan tempat masjid dibangun, merupakan hibah dari salah satu warga, sedangkan bahan rangka masjid bantuan dari seluruh warga sekitar,” katanya.

Peresmian Masjid Al-Hasan tersebut dihadiri Camat Moramo Utara, Bukdamin, Kepala Desa Mekar Jaya, M Ilyas, tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat serja sejumlah kelompok majelis Taklim di Moramo Utara.

(Dir)**

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...