Home » Headline » USN Kolaka Bagikan Parcel pada Kaum Dhuafa di Mangolo
Rektor USN, Azhari didampingi camat Latambaga, M Jufri membagi parcel pada masyarakat Latambaga di Mangolo

USN Kolaka Bagikan Parcel pada Kaum Dhuafa di Mangolo

KOLAKA, MYSULTRA.COM – Civitas Akademika Universitas Sembilan belas November (USN) Kolaka, berbagi di bulan Ramadhan dengn kaum dhuafa di kelurahan Mangolo, kecamatan Latambaga,sekaligus buka puasa bersama , kamis (23/6/2016) di masjid Mangolo.

Camat Latambaga, M Jufri menyampaikan ‎penghargaan kepada keluarga besar USN Kolaka yang menunjuk kecamatan Latambaga sebagai lokasi silaturahim, sekaligus memberikan parcel, apalagi dari tujuh kelurahan yang ada, kecamatan Latambaga memiliki tipologinya pedesaan.

Jufri berharap USN Kolaka menjadikan kecamatan Latambaga sebagai kecamatan binaan. Pihak kecamatan siap mendukung hal itu, demi kemaslahatan masyarakat Latambaga.

Sementara Rektor USN Kolaka Azhari mengungkapkan, pembagian parcel kepada 100 kaum dhuafa sebagai ungkapan kesyukuran atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Karena itu hendaknya tidak dilihat dari nilainya, tapi makna dari silaturahim itu sendiri.

“‎Berbagi bukan berarti kaya, tapi karena Allah memberikan reski, ya harus dibagi. Sebenarnya tidak ada yang kaya dan miskin, tapi ada yang Allah uji dengan kekayaan dan diuji dengan kemiskinan,” katanya.

Menurut Azhari, dalam Islam orang miskin memiliki keutamaan dibanding orang kaya. Fitnah orang kaya banyak, karena bisa sombong dengan harta. Tapi orang miskin menjadi kesayangan Rasulullah karena selalu berdoa untuk dikumpulkan dengan orng miskin. Begitupun Rasulullah tidak pernah meminta kekayaan. Bahkan saat meninggal, Rasulullah tidak memiliki apa-apa dan tidak memiliki warisan.

“Orang kaya itu banyak pikirannya, terkadang tidak bisa tidur kalau malam karena takut hartanya dicuri. Begitupun pejabat banyak yang stres karena memikirkan pekerjaannya,” kata Azhari.

Karena itu Rektor menyampaikan untuk tidak perlu malu menjadi orang miskin dan jangan sombong menjadi orang kaya. Tapi syukuri semua riski dari Allah.

“Allah benci pada orang kaya yang sombong, tapi lebih benci pada orang miskin yang sombong,” kata Azhari.

Penulis: (A Arsyad)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *