Home » Headline » Ujian Jalur Mandiri di USN Diikuti 377 Calon Maba
Rektor USN Kolaka Azhari, didampingi WR I, II dan III membuka pelaksanaan tes Computer Based Test, melalui seleksi mahasiswa baru jalur mandiri
Rektor USN Kolaka Azhari, didampingi WR I, II dan III membuka pelaksanaan tes Computer Based Test, melalui seleksi mahasiswa baru jalur mandiri

Ujian Jalur Mandiri di USN Diikuti 377 Calon Maba

Jangan sampai karena gengsi, para calon mahasiswa mengisi data penghasilan orangtuanya dengan nilai yang tinggi, padahal pendapatannya kecil. Nanti hal itu akan berdampak pada penetapan SPP yang tinggi juga. Semakin besar penghasilan orang tua, maka semakin besar juga SPP anaknya

KOLAKA, MYSULTRA.COM – Ujian seleksi masuk peeguruan tinggi negeri melalui jalur mandiri di Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, diikuti 377 calon Mahasiswa Baru (Maba), senin (24/7/2017) di kampus USN.

Dihadapan calon Maba sebelum dimulai tes, Rektor USN Kolaka Dr Azhari mengungkapkan bahwa untuk jalur mandiri USN hanya membutuhkan 200an Maba,guna memenuhi kuota yang diberikan tahun ini sebanyak 1.500 mahasiswa, sebab sebelumnya telah dilalsanakan melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Karena keterbatasan kuota, sementara pendaftar masih banyak, Rektor dihimbau calon Maba untuk mengerjakan soal dengan baik dan teliti, sebab diharapkan Maba yang lolos seleksi melalui jalur mandiri ini betul-betul memiliki kualitas yang baik untuk dapat menjadi mahasiswa di USN, sebab menjadi mahasiswa USN merupakan suatu hal yang sangat diminati oleh semua orang termasuk dari luar Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Kita diminati karena fasilitas dan pemenuhan kebutuhan jurusan yang sudah sangat maksimal. Paling mendasar nilai uang kuliah yang dibebankan kepada mahasiswa juga terbilang sangat kecil,” katanya.

Menurut Azhari, uang Sumbangan Partisipasi Pendidikan (SPP) di USN Kolaka paling murah mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 2,4 juta per semester, jika dibanding dengan universitas negeri lainnya. Begitupun USN belum memberlakukan uang pangkal seperti universitas lain di Sultra. Karena itu, dihimbau pada Maba untuk mengisi data dirinya secara realistis, utamanya penghasilan orang tuanya, sehingga tidak berdampak pada penetapan uang SPP yang tinggi.

“Jangan sampai karena gengsi, para calon mahasiswa mengisi data penghasilan orangtuanya dengan nilai yang tinggi, padahal pendapatannya kecil. Nanti hal itu akan berdampak pada penetapan SPP yang tinggi juga. Semakin besar penghasilan orang tua, maka semakin besar juga SPP anaknya,” harap Azhari.

Ditambahkannya, saat ini  USN masih membuka kesempatan besar bagi calon Maba dari keluarga miskin dan yatim piatu, sebab selama dirinya memimpin USN, semua anak yatim piatu, yatim, piatu dan keluarga miskin mendapat beasiswa. Jika masih ada di Kolaka orang yang tidak bisa kuliah kerena tidak mampu, hendaknya disampaikan untuk diusahakan masuk USN Kolaka.

Ditempat terpisah Wakil Rektor (WR) I USN Kolaka Prof Dr Ruslin Hadanu menyampaikan bahwa yang ikut tes calur mandiri sebanyak 377 orang dari 677 calon Maba yang mendaftar. Ini akan dilaksanakan sebanyak tujuh sesi dan berjalan selama dua hari. Hal ini disebabkan keterbatasan ruangan karena menggunakan tes ujian komputer dasar atau Computer Based Test (CBT).

“Karena keterbatasan ruangan, pendaftaran tetap dibuka sampai tanggal 31Juli 2017. Jadi kita melakukan tes mandiri hanya satu kali saja, sehingga bagi calon Maba yang tidak lulus, tidak boleh lagi ujian,” kata Ruslin Hadanu.

Penulis: (A Arsyad)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

yusril

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...