Home » EKONOMI » Tunggu Tersangka Baru di Kasus Korupsi Pasar Sampara?
Gambar Ilustrasi

Tunggu Tersangka Baru di Kasus Korupsi Pasar Sampara?

UNAAHA, MYSULTRA.COM – Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra), mengagendakan pelimpahan berkas para tersangka kasus korupsi pembangunan pasar sampara ke pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), kemungkinan besar bakal ada tersangka baru?

Kepala Kejari Konawe, Saiful Bahri Siregar mengatakan, pihaknya telah memerintahkan anggotanya untuk segera melimpahkan berkas para tersangka ke pengadilan. Bahkan dirinya memastikan pekan ini berkas tersebut sudah masuk ke meja hijau.

“Saya sudah perintahkan anggota dan sudah disiapkan. Pekan ini berkasnya sudah ada di pengadilan,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan tersangka lain dalam kasus tersebut, Saiful mengatakan kemungkinan bisa saja ada. Namun ia tidak menyatakan kalau hal tersebut benar-benar akan ada. Katanya semua akan terlihat pada fakta persidangan nantinya.

“Apakah nanti ada tersangka lain, nanti akan dilihat saat persidangan. Kita belum bisa menyebut bahwa ada,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, kasus korupsi pasar Sampara tersebut telah merugikan negara sekitar Rp 4,8 Milliar lebih berdasarkan audit BPKP. Kasus tersebut telah menyeret tiga tersangka. Mereka adalah mantan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Kadis Perindagkop) Konawe, Muh. Yasin dan stafnya Muh. Syarifuddin, serta kontraktor proyek, Andi Faried Salattang.

Penulis: Rido

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...