Home » Baubau » Tujuh Ratusan Hektar Sawah di Sultra Terancam Kekeringan

Tujuh Ratusan Hektar Sawah di Sultra Terancam Kekeringan

Sekitar tujuh ratusan hektar tanaman padi di Sulawesi Tenggara (Sultra) terancam kekeringan akibat musim kemarau serta imbas El Nino di wilayah Asia Pasifik. Bencana keringan ini diperkirakan hingga akhir oktober mendatang.

Kepala Dinas Pertanian Sultra, Muh Nasir mengatakan, sawah yang mulai mengalami kekeringan ini tersebar di Kabupaten Buton, Konawe, Kolaka, Kolaka Timur, Bobana dan Konsel.katanya menjawab pertayaan wartawan Rabu

Menurut Nasir, bencana kekeringan itu akan berdampak pada menurunnya produksi padi di daerah ini sekitar 5 persen, katanya tanpa menyebutkan angka secara rinci.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sendiri telah melaporkan saat ini Indonesia mengalami ancaman bencana kekeringan akibat musim kemarau serta imbas badai El Nino di wilayah Asia Pasifik. Bencana kekeringan diperkirakan terjadi mulai akhir Juli hingga Oktober mendatang.

Bencana kekeringan telah berdampak kepada delapan provinsi di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.

Menurut keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) beberapa musim kemarau bersifat lebih kering karena terjadi pemanasan suhu muka laut di pasifik timur dan tengah Asia yang berdampak massa uap air di perairan Indonesia tertarik ke wilayah tersebut. Prediksi BMKG puncak kemarau masih akan terjadi pada Agustus  (Sudirman Duhari)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *