Home » Berita Terpopuler » Tim KPK Di Kota Kendari Untuk Melakukan Klarifikasi
Juru bicara KPK,Febri Diansyah (berjaket)  didampingi Ketua PWI Sultra, Sarjono dalam acara silaturrahmi di kantor sekretarian PWI Sultra
Juru bicara KPK,Febri Diansyah (berjaket) didampingi Ketua PWI Sultra, Sarjono dalam acara silaturrahmi di kantor sekretarian PWI Sultra

Tim KPK Di Kota Kendari Untuk Melakukan Klarifikasi

KENDARI, MY SULTRA.COM – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengakui adanya  tim KPK yang datang di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara  menemui Dinas PU dan PDAM untuk melakukan klarifiasi data atau informasi masyarakat.

“Yang bisa saya katakan bahwa ada tim KPK yang datang melakukan klarifikasi, tidak bisa saya menjelaskan secara rinci, karena prinsipnya informasi pada tahapitu tertutup” kata Febri ketika melakukan silaturrahmi dengan jajaran pengurus di Kantor Sekretariat PWI Sultra, Jl Balai Kota, Kota Kendari, Senin (31/07/2017).

Febri menjelaskan, di KPK dalam menangani laporan atau kasus ada banyak fase. Paling awal fase klarifikasi, jika dianggap sudah cukup, baru bisa ditingkatkan pada fase penyelidikan. Pada tahap ini belum ada orang yang terlibat, dan biasanya tertutup. Selanjutnya fase penidikan dan penuntutan jika sudah memliki bukti yang cukup.

Sebelumnya, Walikota Kendari, Asrun mengaku tidak khawatir dengan kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Kendari beberapa waktu lalu sebab kedatangan mereka sifatnya hanya melakukan klarifikasi dengan adanya laporan yang tidak masuk akal, datanya  tidak benar dan dilaporkan oleh orang yang sakit hati.Hal tersebut dijelaskan Walikota Asrun  kepada Wartawan Sabtu (29/07/2017).

“Laporan peyertaan modal ke PDAM sebesar Rp 200 milyar itu tidak masuk akal, karena APBD Kota Kendari  saja tidak pernah mencapai sebesar itu. Dan itu sudah pernah ada yang  laporkan ke Kejati dan Polda, namun lembaga penegak hukum itu tidak menemukan adanya permasalahan,” tegas Asrun.

Asrun menduga masalah tersebut masih ada kaitannya dengan pemilihan Wali Kota dan dilakukan oleh orang yang berstatus terlapor penggelapan atau penghilangan aset Pemkot Kendari. “Jadi dia mencari puli,” kata Asrun. (Dir)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Ketua DPRD Kolaka Utara ok

Ketua DPRD Kolaka Utara Diduga Dibunuh oleh Istrinya

KOLAKA UTARA MYSULTRA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Kolaka utara , Sulawesi Tenggara (Sultra) Musakkir Sarira diduga ...

Pasar Sentral Kota Kendari

Telan Dana Rp 124 Milyar, Pasar Sentral Kota Kendari Belum Berkontribusi PAD

KENDARI- MYSULTRA.COM – Pembangunan Pasar Sentral Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menelan dana APBD sebesar ...