Home » Berita Terpopuler » Tak Diterima,Sopir Angkot Kota Kendari Ancam Naikkan Tarif Sendiri

Tak Diterima,Sopir Angkot Kota Kendari Ancam Naikkan Tarif Sendiri

Kendari,MySultra
Ratusan sopir angkutan kota (Angkot) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (31/3/2015) melakukan pemogokan dengan memarkir kendaraannya di eks MTQ di bilangan jalan Abdullah Silondae Kendari.
Aksi ini dilakukan akibat dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa hari lalu sehingga para sopir angkot menuntut agar ada penyusuaian tarif dengan mendatangi kantor Walikota Kendari.
Tak diterima pemerintah Kota, sopir angkot membubarkan diri untuk kembali melakukan aktifitas pengakutan, namun mereka berjanji akan menaikan tarif menjadi sebesar Rp. 5.000 yang diberlakuan bagi pelajar mahasiswa dan penumpang umum.
“Kami sudah berupaya untuk menemui Walikota Kendari Asrun dan seluruh pihak yang terkait angkutan, namun tak seorangpun yang menemui sopir sehingga kami menyusuaikan tarif menjadi Rp. 5.000 dan menunggu tarif resmi dari pemerintah,”kata koordinatir aksi La Ode Agus.
Para sopir menuntut penyusuaian tarif menjadi Rp. 5.000 untuk umum dan Rp. 4. 000 untuk pelajar dan mahasiswa.
Tuntutan sopir atas penyusuaian tarif naik sekitar 25 persen karena tarif untuk umum saat ini sebesar Rp. 4. 000 sedangkan tarif untuk pelajar dan mahasiswa naik mencapai 33,3 persen. karena tarif untuk mahasiswa dan pelajar saat ini sebesar Rp. 3. 000.
Sebagian sopir angkot yang menggelar aksi memaksa rekan sopir lain yang sedang mengangkut untuk menurunkan penumpangnya sebelum sampai tujuan.
Para penumpang terpaksa beralih menggunakan transportasi ojek dengan tarif yang berlipat,”Saya tidak tahu pak kalau ada pemogokan, saya orang desa, baru ke Kendari,” kata seorang penumpang asal Landono kabupaten Konawe Selatan.
Ketua organda Kendari Rahmat Buyung mengatakan, dirinya telah melakukan pertemuan dengan pihak Dinas Perhubungan Darat Kendari, dalam pertemuannya akan dijadwalkan penyusuaian tarif angkutan kota pada Kamis (2/42015) mendatang.
Selain itu lanjut Rahmat, rencananya tarif angkutan kota akan dibuat tabel, jika kenaikan dan penurunan harga BBM terjadi lagi maka secara otomatis tarif pada tabel yang sudah dibuat berlaku.
“Saya sudah ketemu pihak perhubungan kota, jadwal penyusuaian tarif pada Kamis mendatang, kita rencana buat tabel tarif, setiap kelipatan Rp. 500 jika BBM naik atau turun sudah ada tarifnya,” kata Rahmat.
Kendati demikian, para sopir melakukan akfifitas pengangkutan dengan tarif tak resmi. (Mas’ud)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *