Home » Headline » Tahun Kedua USN Kolaka Wisuda 500 Mahasiswanya
Rektor USN Kolaka, Dr. Azhari didampingi Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei, serta WR dan para dekan melakukan prosesi wisuda sarjana

Tahun Kedua USN Kolaka Wisuda 500 Mahasiswanya

KOLAKA, MYSULTRA.COM – Tahun kedua sejak berstatus Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka kembali mewisuda 500 Mahasiswa yang berasal dari 11 Program Studi (Prodi), kamis (19/11/2015) disalah saatu hotel di Kolaka.

‎Adapun wisudawan terbaik pada masing-masing program studi (Prodi) pada wisuda angkatan II tahun ini adalah, Pendidikan matematika M Tahir, pendidikan bahasa inggris Busman, pendidikan bahasa dan sastra indonesia Kiki Yuliana Ningsi, peternakan Rin Orin Ningrum, Sistem Informasi Muh Ridwan, Agribisnis Haerunianti, teknik sipil Tornado, ilmu hukum Irma Susianingsi, administrasi negara Kiki Riski Andani, teknik pertambangan Al Fajri dan perikanan Hamza.

Rektor USN Kolaka, Dr. Azhari ‎dalam sambutannya menyampaikan sekelumit sejarah penegerian USN Kolaka yang bersamaan dengan universitas swasta lainnya di Indonesia. Ini dilakukan karena tidak ingin kedepan ketika masih bersifat Yayasan selalu terjadi benturan, begitupun setiap ada perhelatan politik maka Rektor pun akan menjadi komoditi politik ketika tidak mendukung calon terpilih akan diganti.

Sejak menjadi Universitas negeri, USN telah diberi izin untuk membuka 3 fakultas baru diantaranya Farmasi. Bahkan kedepan akan diupayakan dibuka Fakultas kedokteran. Hanya saja kendalanya saat ini masih kekurangan gedung perkuliahan.

“Yogyakarta terkenal karena UGM (Universitas Gajah Madah), Depok terkenal karena UI (Universitas Indonesia), Makassar terkenal karena Unhas (Universitas Hasanuddin), maka kita harapkan Kolaka terkenal karena USN nya,” harap Azhari.

Tak lupa Azhari berpesan pada wisudawan supaya menjalankan kehidupan selanjutnya dengan penuh kesungguhan dan kesadaran. Bersungguh-sungguh gunakan peluang yang ada untuk persiapkan masa tua, serta kesadaran bahwa hidup bukan sendiri dengan memberikan orang sesuai haknya. Juga ditekankan supaya menanamkan sifat malu ketika melakukan tindakan.

Sementara Direktur Kemahasiswaan pendidikan Tinggi (Dikti) Kemenristek Dr Didin Wahidin mengungkapkan, Alumni hendaknya berperan dalam masyarakat sebagai penyelesai masalah dan bukan penambah masalah. USN Kolaka telah melepas warga bangsa yang sudah terdidik yang akan dilepas pada masyarakat. Diharapkan USN kedepan semakin maju dan berkualitas, sehingga bangsa ini merasakan kontribusi yang diberikan‎ oleh alumni USN.

Didin juga menyampaikan bahwa tenaga kerja Indonesia saat ini rata-rata berpendidikan dasar, hanya 8,2 juta yang perpendidikan perguruan tinggi. Ini sangat ironis dengan ketersediaan tenaga kerja, apalagi menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Karena itu, dibutuhkan keterampilan khusus bagi alumni, sebab gelar sarjana bukan sebuah jaminan.

(A Arsyad)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *