Home » Berita Terpopuler » Tahun 2017 USAID APIK Perbanyak Program di Jatim, Sultra dan Maluku

Tahun 2017 USAID APIK Perbanyak Program di Jatim, Sultra dan Maluku

KENDARI, MYSULTRA.COM – United States Agency For Internasional Development (USAID) atau Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika Serikat – Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK) terus bekerja untuk Indonesia yang lebih tangguh.

“Pada awal 2017, melalui skema Dana Ketangguhan akan terdapat lebih banyak program yang dimulai di Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Kami akan melakukan kajian kerentanan di level provinsi, bentang lahan, kabupaten dan kota, dan bersama dengan masyarakat serta para pemangku kepentingan terkait akan menentukan prioritas aksi adaptasi. “ kata Sheila Kartika, Communication, Outreach and knowledge Managment Specialist USAID APIK dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan kepada My Sultracom ahir tahun 2016.

USAID APIK kata Sheila, akan terus bekerja dengan sektor bisnis dan memperluas jaringan untuk lebih jauh lagi mengarusutamakan adaptasi perubahan ikilm dan pengurangan risiko bencana dalam praktik bisnis. Selain itu, kami juga akan mengoperasionalisasikan hasil dan rekomendasi dari survei layanan informasi cuaca dan iklim yang telah selesai dilaksanakan pada 2016.

“Kami juga terus berusaha untuk menjalin komunikasi dan menjangkau lebih banyak masyarakat melalui media sosial. Silahkan berkunjung dan berdiskusi dengan kami melalui halaman Facebook atau akun Twitter kami.” ata Sheila

Lebih jauh Sheila  merefleksikan beberapa capaian USAID APIK selama 12 bulan terakhir, satu tahun pertama program USAID APIK. Di level nasional, bersama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), kami meningkatkan kesadaran pemerintah kabupaten berbagai daerah di Indonesia untuk mengarusutamakan adaptasi perubahan iklim (API) dan pengurangan risiko bencana (PRB) ke dalam perencanaan pembangunan. Bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sertaIndonesia Climate Alliance, tim APIK juga menyelenggarakan rangkaian kegiatan selama Pekan Perubahan Iklim antara lain terkait isu gender dan perubahan iklim; dampak perubahan iklim terhadap masyarakat perkotaan serta praktik-praktik baik aksi adaptasi; serta optimalisasi penggunaan layanan informasi iklim dan cuaca.

Di tingkat daerah, tim USAID APIK menyediakan asistensi teknis untuk Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).Selain itu, APIK juga bekerja sama dengan Universitas Halu Oleo untuk merehabilitasi terumbu karang di kawasan pesisir. Di Jawa Timur, forum masyarakat untuk API PRB di enam desa telah dibentuk dan pendekatan API PRB telah terintegrasi ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Melalui Dana Ketangguhan, kami bermitra dengan PATTIRO, sebuah organisasi riset dan advokasi, untuk mengarusutamakan API PRB ke dalam kebijakan pembangunan dan perencanaan di tingkat desa.Di Ambon, beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Lingkungan Hidup, dan SKPD lainnya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait Sistem Informasi Geografis. Para peserta pelatihan juga memutuskan untuk lebih jauh lagi belajar dan meningkatkan kemampuan mereka dengan membentuk kelompok informal dan secara swadaya terus belajar dengan asistensi teknis dari tim USAID APIK. (Dir)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...