Home » Headline » Soal Bocor. Jabatan Kepala Sekolah Jadi Taruhannya
ujian

Soal Bocor. Jabatan Kepala Sekolah Jadi Taruhannya

KENDARI, MYSULTRA.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kenudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara , Damsid, menjamin tidak ada kebocoran soal pada pelaksanaan UN SMK 2017 yang dimulai Senin.

“Kami sudah berupaya sedemikian rupa agar tidak terjadi kecurangan dan kebocoran soal UN SMK,” kata Damsid di Kendari, Senin.

Damsid mengungkapkan apabila pihaknya mendapati terjadi kecurangan ataupun kebocoran soal, kepala sekolah harus siap menerima konsekuensi.

“Kami telah mengantisipasi kepada tiap-tiap kepala sekolah bahwa soal pada UN kali ini tak lagi dokumen negara, melainkan telah menjadi dokumen biasa sehingga keterlibatan kepolisian tak lagi menjadi hal yang utama,” katanya.

Karena tidak ada pengamanan khusus dari kepolisisan, katanya, Dikbud Sultra telah membuat kesepakatan dengan kepala sekolah yang menangani ataupun menerima soal UN di masing-masing sekolah.

“Apabila terjadi kebocoran soal maka karir dan jabatan merekalah yang akan menjadi taruhannya,” ujarnya.

Disebutkan, sebanyak 8.207 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Sulawesi Tenggara siap mengikuti ujian nasional (UN) 2017.

“Siswa peserta UN tersebut tersebar pada 17 kabupaten kota atau tersebar pada 131 sekolah terdiri 88 sekolah negeri dan 43 sekolah swasta,” kata Damsid.

Disebutkan, peserta terbanyak di Kota Kendari yakni 1.686 siswa tersebar pada 19 sekolah, Kota Baubau sebanyak 890 siswa tersebar pada delapan sekolah, Konawe 489 siswa tersebar pada sembilan sekolah.

Kemudian Muna 945 siswa pada 12 sekolah, Buton sebanyak 387 siswa tersebar pada sembilan sekolah, Kolaka sebanyak 991 siswa tersebar pada 14 sekolah, Konawe Selatan sebanyak 558 tersebar pada 10 sekolah.

Selanjutnya, Wakatobi sebanyak 146 siswa pada empat sekolah, Bombana sebanyak 364 siswa tersebar pada tujuh sekolah, Kolaka Utara sebanyak 438 siswa pada enam sekolah, Konawe Utara 72 siswa pada dua sekolah.

Kemudian Buton Utara 150 siswa tujuh sekolah, Kolaka Timur 517 siswa sembilan sekolah, Konawe Kepulauan 40 dua sekolah, Buton Tengah 274 siswa enam sekolah, Buton Selatan 148 siswa empat sekolah dan Muna Barat 112 siswa tiga sekolah.

Jadwal pelaksanaan UN 2017, katanya, berbeda yakni SMK yang lebih awal setelah itu baru SMA.

“Sehingga adanya harapan setiap sekolah untuk mengikuti UNBK di sekolah lain atau menggunakan fasilitas sekolah lainnya,” katanya.

Disebutkan, pada ujian nasional tahun ini terdapat 13 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Sulawesi Tenggar (*/Dir)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

HPN

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

bangsoet mysultra

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...