Home » Berita Terpopuler » Sekda Pemprov Sultra: PNS Ikut Gafatar Bisa Dipecat

Sekda Pemprov Sultra: PNS Ikut Gafatar Bisa Dipecat

KENDARI, MYSULTRA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Lukman Abunawas menegaskan agar  Pegawai Negeri Sipil (PNS)  menolak gabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), sebab jika begabung bisa dipecat.

”Jadi kalau ada oknum PNS yang ditengarai bergabung pada organisasi Gafatar, ada sanksi yang diberikan, ini berdasarkan surat edaran menteri, sanksinya bisa pemecatan,” tegas Lukman kepada wartawan Kamis (21/01/2016).

Gafatar di Sulawesi Tenggara tercatat memiliki pengikut di sejumlah kabupaten kota termasuk di Kota Kendari.

Seperti diberitakan Mysultra. com , Tiga kepala keluarga (KK) yang beranggotakan 11 orang di kompleks perumahan Batu Marupa Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga bergabung pada Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang ditengarai saat ini berada di Kalimatan Barat.

Wakil Walikota Kendari, Musadar Mappasomba usai mengikuti rapat bersama sejumlah muspida  diaula Walikota Kamis (21/01/2016)  mengatakan ke 13 orang itu diperkirakan berada di Kalimatan Barat sebab ada salah seoarang anggota keluarganya di Kendari yang memberikan informasi bahwa baru – baru ini mereka minta agar ditransferkan uang, lalu dikirimkn sebesar Rp. 450 ribu.

Menurutnya, warga yang diduga bergabung di Gafatar mesti dilakukan proses penyadaran karena mereka telah keliru dalam pehaman ideologi.

“Langkah kita lebihh cenderung pada proses penyadaran karena kalau mereka kembali dengan pemahaman yang sama, mereka pasti lari sehingga ada proses pemahaman bahwa ini sesuatu yang salah dan menyesatkan,” kata Musadar.

Sementara itu, Kapala Bidang Humas Polda Sultra, AKBP. Sunarto menjelaskan, untuk membatasi ruang gerak organisasi Gafatar di Sultra, pihaknya mendorong Kejaksaan Tinggi melalui Asintel selaku ketua Tim Pakem (Pengawas Aliran Kepercayaan) untuk mengundang pihak terkait dalam mensikapi keberadaan Gafatar dan adanya beberapa warga yang dilaporkan menghilang.

“Nantinya diharapkan setelah diundang untuk klarifikasi ada kesediaan para anggota Gafatar mau keluar dan kembali keajaran yang benar,”kata Sunarto.

Penulis Mas`ud

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *