Home » Berita Terpopuler » Sambil Menggendong Anaknya Ibu ini Nekad Cari Bupati Konawe
Ibu Hartati (32) sambil menggendong anaknya saat berada di ruangan media center perisai.
Ibu Hartati (32) sambil menggendong anaknya saat berada di ruangan media center perisai.

Sambil Menggendong Anaknya Ibu ini Nekad Cari Bupati Konawe

UNAAHA, MY SULTRA.COM -Sambil menggendong anaknya yang baru berumur satu tahun, ibu muda ini Eti Hartati (32) asal Onembute nekad mencari Bupati Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) Kery Saipul Konggoasa, di kantornya, sayang ibu itu sama sekali tidak bertemu dengan Bupati ataupun stafnya.
“Kemana Bupati, saya baru habis ke sana biar stafnya tidak ada, padahal kantornya terbuka, tapi tidak ada orangnya,” ujar ibu itu saat bertanya di ruangan media center perisai.

Setelah ditanya apa maksud kedatangannya untuk bertemu Bupati Konawe, pihaknya menjelaskan kepada awak media, ia mau menuntut keadilan. Pasalnya, Ia merupakan salah satu korban korupsi pembangunan pasar Sampara. “Saya yang biasa drop batu merah sama kontraktor yang kerjakan pasar sampara,” ungkapnya.

Ibu itu menjelaskan, selama proyek pasar Sampara berjalan dirinya telah memasukan batu merah sebanyak 127 kubik. Total harganya mencapai Rp74,39 juta. Sejauh ini baru Rp40 juta yang dibayarkan. Namun sisanya masih Rp39,39 juta belum terbayarkan sama kontraktor tersebut.

“Saya baru habis dari Kejaksaan, di sana saya ketemu dengan pimpinannya. Kata dia (Kajari) dana proyek tersebut masih ada. Masih cukup untuk membayar sisa batu merah saya. Tapi masih ditahan, karena masih dalam proses hukum. Kecuali tunggu selesai sidang kasusnya, baru dana itu cair,” jelas wanita berusia 32 tahun itu.

Lanjut Eti, dari pihak Kejari dirinya disarankan untuk ketemu bupati. “Siapa tahu dari pak bupati ada pertimbangannya. Saya sangat rugi gara-gara kontraktornya belum bayar batu yang saya drop,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, telah banyak masyarakat yang menuntut kontraktor pembangunan pasar, Andi Faried Salattang. Tuntutannya mulai dari upah kerja yang belum dibayarkan, hingga pembelian barang materil bangunan yang belum lunas. Kini, yang bersangkutan sudah ditetapkan jadi tersangka dan telah dinyatakan buron.

 

Penulis: Rido

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Kongres Wartawan

Momentum HPN 9 Februari Tak dapat Tergantikan

POLEMIK  tanggal 9 Februari menjadi  Hari Pers Nasional (HPN) terus muncul tiap tahunnya oleh  AJI ...

Lambang PWI

PWI Minta Dewan Pers Verifikasi Ulang Anggota Organisasi Wartawan

JAKARTA, MYSULTRA.COM Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengajukan permintaan kepada Dewan Pers agar seluruh organisasi wartawan ...