Home » Headline » Safei Resmikan Gereja Katolik Paroki Santo Clemen
Ukup Agung Keuskupan Makassar, Mgr . Dr. Jhon Liku Ada dan Bupati Kolaka Ahmad Safei menandatangani ‎prasasti peresmian Gereja Katolik Paroki Santo Clemens Kolaka.

Safei Resmikan Gereja Katolik Paroki Santo Clemen

KOLAKA, MYSULTRA.COM – Bupati Kolaka, Ahmad Safei meresmikan gereja katolik paroki santo clemen, Rabu (3/8/2016).
‎Dalam sambutannya, Ahmad Safei berharap umat Katolik dapat tetap bersinergi dengan pemerintah dan warga Kolaka lainnya, guna bersama membagun Kolaka. Dengan kebersamaan membangun rumah ibadah yang ditunjukkan umat katolik yang dilaksanakan selama empat tahun, merupakan modal dasar yang dibutuhkan Pemkab Kolaka untuk bersama membangun kolaka tercinta.
“Karena itu, semua umat di Kolaka hendaknya menjaga hubungan antar umat beragama,” harapnya.

Ketua panitia, Fredy Silande mengungkapkan, pembangunan gedung gereja Katolik menelan anggaran sebesar Rp 3 Milyar lebih. Semua ini merupakan partisipasi dan bantuan dari Pemda serta kalangan dunia usaha, juga donatur yang ada di Kolaka.

“Ini adalah hari yang berbahagia bagi kami, sebab cita-cita dan harapan kami dapat terwujud. Akhirnya umat Katolik memilki rumah Ibadah yang layak,” kata Fredy.

Dandim 1412 Kolaka, Letkol CZI Cosmas Manukallo Danga selaku ketua pelaksana pemberkatan peresmian gereja Katolik mengungkapkan, ‎terealisasinya pembangunan gereja berkat usaha dan perjuangan umat Katolik Kolaka. Sebelumnya tahun 1961 umat Katolik belum memiliki rumah ibadah di Kolaka, sehingga pelaksanaaan ibadah dilakukan di rumah salah satu warga.

“Nanti pada tahun 1979, gereja Katolik resmi berdiri, setelah tanah dan bangunan milik tokoh masyarakat Kolaka Baso Lewa dibeli, sekaligus menjadi cikal bakal Gereja Katolik yang sekarang telah terbangun megah,” ungkap Cosmas.

Adapun ‎Uskup Agung Keuskupan Makassar, Mgr. Dr. John Liku Ada berharap, dengan rampungnya Gereja umat Katolik Kolaka dapat meningkatkan kualitas keimanannya dan juga mengambil bagian dalam mendukung program pembangunan pemerintah. (A Arsyad)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *