Home » Berita Terpopuler » Safei Perjuangkan Aset Bersejarah Kolaka dari ASDP

Safei Perjuangkan Aset Bersejarah Kolaka dari ASDP

Jakarta,MySultra.Com
Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei terus berupa dalam memperjuangkan aset bersejarah Kolaka berupa kantor/Rujab eks Bupati Kolaka dari tangan PT ASDP Indonesia.
Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Kolaka bersama beberapa pejabat melakukan pertemuan dengan pihak ‎PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP‎) Indonesi‎a, dalam hal ini Direktur Keuangan ASDP, Fattah Tapobroto di ritz carlton hotels, senin (13/4/2015).
Menurut Kabag humas dan protokol Setda Kolaka, Muh. Arnan Amry yang mendampingi Bupati, dalam pertemuan itu Fattah Tapobroto menyampaikan bahwa pada prinsipnya pihak ASDP tidak keberatan melepas dan Fattah siap mendukung Pemda, apalagi ini merupakan bagian dari sejarah Kolaka.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa pembicaraan pelepasan aset ASDP yang merupakan eks kawasan kantor,rujab hingga penjara Kolaka yang kini menjadi aset ASDP, merupakan bukti sejarah dari perjuangan dan pembangunan Kabupaten Kolaka, hal ini dapat memberikan dan membangkitkan spirit perjuangan rakyat Kolaka, sehingga dapat terimplementasikan melalui pergerakan rakyat kolaka mengisi perjuangan dan pembangunan di Kabupaten Kolaka‎.
Menurut anak mantan pejuang Kolaka ini, nilai nilai sejarah akan bangunan eks kantor Bupati, mampu membawa semangat kejuangan dan pembangunan saat ini, selain itu dapat menggugah jiwa dan semangat membangun masyarakat Kolaka‎, dimana dikawasan itu sampai sekarang masih terdapat tugu perjuangan dan tempat peresmian kabupaten Kolaka, serta pelantikan Bupati Kolaka pertama. Bangunan ini masih digunakan hingga Bupati H. Sangkala Manomang.
Salah seorang pemerhati perjuangan Kolaka, Andi Adha Arsyad yang juga hadir pada acara itu mengungkapkan, kawasan eks kator/rujab bupati dikelola ASDP sejak tahun 1983 dizaman Bupati Sangkala Manomang. Kantor tersebut pernah digunakan sebagai tempat berkantor Pemerintah Jepang Kootakan 1943, termasuk kantor silewatang/Bincara ngapa. Begitupun dalam sejarah Kolaka juga menjadi kantor juru tulis atau Bokeo (Raja) Indumo.
Menurut mantan ketua DPD KNPI Kolaka ini, satu bulan setelah kemerdekaan pada tanggal 17 september 1945, dibawah kepala pemerintahan negeri Andi Kasim, ditempat itu dikibarkan bendera merah putih. Bahkan sebelum H. Yacob Silondae dilantik sebagai Bupati KD TK II Kolaka pertama pada tanggal 29 Februari, ditempat tersebut berkantor KPN Kongoasa dan Wedana Abunawas.
Adanya niat Bupati Kolaka mengembalikan aset bersejarah masyarakat Kolaka dari ASDP, Andi Adha memberikan apresiasi tinggi, sebab itu dapat membangkitkan nilai-nilai sejarah dalam pembangunan, sehingga diberharapkan masyarakat kolaka dapat bercermin dari nilai-nilai perjuangan tersebut dan ikut serta berperan aktif dalam mengisi perjuangan disegala bidang‎.
“‎Pertemuan ini merupakan langkah yang positif dan sangat menggembirakan, karena antara Pemkab Kolaka dan pihak ASDP sepaham dan sepakat atas nilai-nilai fundamental dalam rencana pelepasan aset ASDP ini.”kata Arnan Amry. (A Arsyad)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *