Home » Berita Terpopuler » Safei Panen Raya Padi di Puuroda

Safei Panen Raya Padi di Puuroda

 Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei mengendarai mesin pemanen padi pada acara panen padi di ‎Puuroda.
 
Kolaka,MySultra.com
Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei melakukan panen raya padi di Desa Puuroda, Kecamatan Baula, Selasa (26/5/2015).
Dalam laporannya, Kadis pertanian,holtikultura dan peternakan Kolaka, H. Muhammad Azikin mengungkapkan bahwa luas lahan padi siap panen di desa Puuroda sekitar 50 hektar. Setiap hektar menghasilkan 9,6 ton gabah kering. Tahun 2015 ini, khusus di Puuroda pihaknya mengalokasikan anggaran pembangunan saluran irigasi primer hingga mencapai Rp.3,5 miliar.
 
“Untuk tahun 2015 ini, kabupaten Kolaka mendapat dana dari APBN untuk perbaikan infrastruktur pertanian sebesar Rp 13 Milyar.”kata Azikin.
 
Adapun Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei menyampaikan rasa syukur karena ‎tahun ini menjadi tahun berkah bagi para petani, meskipun Kolaka kehilangan sekitar 12 ribu hektar lahan persawahan setelah berpisah dengan Kabupaten Kolaka Timur dan saat ini tersisa 11 ribu hektar lebih.‎ Karena itu, semua kehilangan itu haruslah dikejar dengan meningkatkan produktivitas padi. Semua lahan tidak bisa lagi dijadikan lahan tidur.
 
Karena itu, Pemkab Kolaka berupaya membangun infrastruktur pertanian, khususnya dibidang pengairan persawahan, dimana pembangunan irigasi ditangani dinas PU. Diungkapkannya, tahun ini Kolaka mendapat dana dari APBN sekitar Rp 32 Milyar untuk pembenahan irigasi sekunder dan bendungan-bendungan kecil.
 
“Untuk jalan produksi, dinas PU mendapat anggaran sekitar Rp 50 milyar. Karena itu, sebagai pemerintah saya berharap para petani bisa meningkatkan produktivitas pangan,”harap Safei.
 
Menurut Bupati, jika petani serius mengarap sawahnya, otomatis pendapatannya lebih besar dibanding Bupati. Jika hasil produksi 9,6 ton/hektar dikali harga jual gabah kering Rp 3.800/kg. Hasilnya petani mendapat Rp 35 juta hingga Rp 40 juta‎. Kalau dihitung Rp 35 juta/ha dibagi empat bulan masa pengolahan hingga panen, berarti pendapatan petani mencapai Rp 7 juta hingga Rp 8 juta/bulan. Sementara gaji Bupati hanya Rp 6 juta/bulan.(A Arsyad)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *