Home » Berita Terpopuler » Safei Mutasi Ruhaedin ke Asisten III

Safei Mutasi Ruhaedin ke Asisten III

 H. Ruhaedin Djamaluddin dimutasi ke Asisten III Setda Kolaka oleh Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei di aula pertemuan BKD disaksikan para pejabat.

Kolaka,MySultra– Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei memutasi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kolaka, H. Ruhaedin Djamaluddin ke Asisten III Setda Kolaka, senin (2/2/2015) di aula BKD.

Berdasarkan surat keputusan Bupati Kolaka, nomor 188.45/021/2015 tertanggal 2 februari 2015, Ruhaedin mengantikan H. Yahya Darise, sementara jabatan BKD dijabat oleh Yahya Darise sebagai Pelaksana tugas (Plt), karena belum memenuhi kepangkatan.

Bupati Kolaka H. Ahmad Safei terkait mutasi yang dia lakukan kepada Ruhaedin mengungkapkan, pengangkatan Ruhaedin sebagai asisten III dalam rangka mengisi jabatan yang strategis, sebab selama ini jabatan asisten III yang menangani masalah keuangan hanya dijabat Plt., dimana ada hal-hal yang tidak bisa diselesaikan oleh Plt. Dari hasil pengkajian yang mereka lakukan, ternyata tinggal H. Ruhaedin Djamaluddin yang menjadi pegawai senior dan memiliki pengalaman dibidang kepegawaian. Inilah alasannya kenapa Ruhaedin dimutasi ke Asisten III.

Mantan Sekda Kolaka juga menyampaikan bahwa memasuki dua tahun kepemimpinannya, masih terkendala dengan pengangkatan eselon IIb. Untuk itu, terpaksa menunjuk Plt. untuk mengisi posisi yang lowong. Meski demikian, Safei tidak mau berpolemik menyalahkan siapa terkait kondisi ini.

Safei mengungkapkan, selama ini sudah beberapa kali mengajukan usul mutasi untuk eselon IIb kepada Gubernur selaku pejabat yang berwenang sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, tapi belum juga ada realisasi dan jawaban yang jelas. Meski demikian, pemerintahan di Kolaka harus terus berjalan dan terselenggara dengan baik. Karena itu, dibutuhkan dukungan dan komitmen dari semua pihak, khususnya aparatur Pemda Kolaka untuk terus solid dan bekerja keras dalam menyukseskan semua program yang telah direncanakan.

Ditengah ketidak pastian ini, muncul UU nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah berlaku, sekaligus membuka harapan dalam mengatasi kebutuhan dalam pengangkatan pejabat eselon IIb atau setara pimpinan tinggi pratama, dimana tidak lagi berkonsultasi kepada Gubernur, tapi mekanismenya sesuai pasal 108 ayat 3, pengisian jabatan pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif dikalangan PNS dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak pejabat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perubahan dalam pola rekrutmen calon pimpinan SKPD menurut Bupati, menuntut kesiapan dan profesional setiap calon untuk bersaing secara terbuka, untuk memperebutkan jabatan lowong, baik internal maupun eksternal instansinya.  (A Arsyad)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Bupati dan Wal Bupati Busel

Mendagri Tunjuk La Ode Arusani Sebagai PLT Bupati Busel

KENDARI, MYSULTRA.COM -Menteri Dalan Negeri Tjahyo Kumolo akhirnya menunjuk La Oe Arusani, Wakil Bupati Buton ...

Bupati Buton Selatan Agus Faisal

Bupati Buton Selatan Ditangkap KPK

BATAUGA, MYSULTRA.COM – Bupati Buton Selatan  (Busel) Agus Faisal Hidayat ditangkap KPK melalui Opersi Tangkap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *