Home » Headline » Safei Letakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Maturia Watalara
Bupati Ahmad Safei meletakkan batu pertama pembangunan gedung gereja Gepsultra Jemaat Maturia Watalara.
Bupati Ahmad Safei meletakkan batu pertama pembangunan gedung gereja Gepsultra Jemaat Maturia Watalara.

Safei Letakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Maturia Watalara

KOLAKA,MYSULTRA.COM Bupati Kolaka Ahmad Safei meletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara (Gepsultra) jemaat maturia Watalara, senin (7/8/2017).
Dalam sambutannya, bupati Kolaka Ahmad Safei mengatakan, pembangunan fisik yang tidak dibarengi pembinaan spritritual keagamaan, akan membuat sebuah bangsa menjadi  rapuh dan  mudah runtuh. Karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya agar hal itu tidak sampai terjadi.
“Pembangunan fisik yang sedang gencar dilakukan saat ini harus berbarengan dengan pembangunan spritritual. Ini sangat penting agar  yang sudah kita capai selama ini tidak menjadi sia-sia karena rusaknya moral generasi kita,” katanya.
Karena itu, Bupati berharap gedung gereja atau tempat ibadah lainnya yang sudah dibangun dengan susah payah oleh jemaat, harus benar-benar dipakai beribadah. Jangan sampai justru yang ibadah lebih sedikit dibanding yang tidak ibadah.
Karena pembangunan gedung gereja Watalara memakan biaya yang cukup besar, maka Bupati Kolaka ikut membantu dana Rp 25 juta dan semen 300 zak.
“Tidak ada yang miskin karena membantu pembangunan rumah ibadah, sebab Tuhan telah menentukan riski manusia,” kata Ahmad Safei.
Sementara Ketua Panitia Pembangunan Gedung  Gepsultra Jemaat Watalara Ruben Sarira mengatakan jemaat Maturia Watalara berdiri sejak tanggal 17 agustus 1969, diawali penempatan Komando Batalyon Infantri 723 Nirranuang di Watalara pada april 1969, dimana didalamnya terdapat 17 Kepala Keluarga (KK) dengan 89 jiwa umat kristen.
“Jemaat Watalara merupakan jemaat ketiga yang berdiri di wilayah Mekongga Barat, setelah Jemaat Pomalaa dan Kolaka, ” kata Ruben.
Menurut Ruben, pada 13 november 1984 dibangun gedung gereja permanen dengan ukuran 12 x 20 meter, diawali peletakan batu pertama oleh ketua wilayah Mekongga Pdt Edius Laban, dimana pembangunan gedung mulai tahun 1984 hingga 1996 menghabiskan dana Rp 35.226.000.
Ditambahkannya, karena jemaay terus bertambah, maka gedung gereja Mertua Watalara kembali dibangun, dengan dana awal Rp 180 juta. Gedung ini seluas 13 x 24 meter, dengan anggaran direncanakan mencapai Rp 1.408.033.000. Sedangkan jemaat Merturia Watalara saat ini berjumlah 99 KK atau 376 jiwa. (A Arsyad)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Muhammad Poli

DPRD Sultra Desak Eksekutif Segera Serahkan Draf APBD-P

KENDARI, MY SULTRA.COM – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ...

UKW ok

Pembekalan Peserta Uji Kompotensi Wartawan Anggota PWI

KENDARI, MY SULTRA.COM – Sebanyak 22 orang wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi ...