Home » Headline » Puluhan Pengurus Lembaga Mahasiswa USN Tes Urine
Tes urine yang dilakukan BNN kabupaten Kolaka pada pengurus lembaga Mahasiswa, disaksikan WR III Ahmad Lamo Said.
Tes urine yang dilakukan BNN kabupaten Kolaka pada pengurus lembaga Mahasiswa, disaksikan WR III Ahmad Lamo Said.

Puluhan Pengurus Lembaga Mahasiswa USN Tes Urine

KOLAKA, MYSULTRA.COM – Puluhan pengurus lembaga Mahasiswa di Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka,  melakukan tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kolaka, Senin .

Kasi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat Iwan Ahmadi mengungkapkan, pemeriksaan urine yang dilakukan pada pengurus lembaga Mahasiswa merupakan bagian dari kerjasama antara BNN Kolaka dengan USN Kolaka, dalam upaya memerangi narkoba di dunia kampus. Namun karena keterbatasan anggaran, pemeriksaan hanya dilakukan pada 35 orang.

Dari hasil tes urine ini, pihak BNN akan menyampaikan hasilnya kepada Rektor. Jika dalam pemeriksaan ada yang positif atau pengguna, akan dikoordinasikan dengan pihak kampus untuk dilakukan pemulihan. Jika belum terlalu parah akan diobati di kinik BNN Kolaka, namun jika sudah parah akan dilakukan rehabilitas, sebab tes urine yang mereka lakukan pada pengurus lembaga Mahasiswa merupakan bagian dari penjegahan.

“Kalau kami dapatkan ada yang positif, kami akan dilakukan terapi penyembuhan, sebab ada kesadarannya untuk sembuh. Beda kalau ditangkap tangan lagi menggunakan narkoba, itu sudah masuk ranah hukum,”‎ ungkapnya.

Wakil rektor III USN Kolaka Dr Achmad Lamo Said yang menyasikan pelaksanaan tes urine mengungkapkan, pemeriksaan urine bagi pengurus lembaga di semua fakultas, bertujuan untuk mengetahui apakah pengurus lembaga yang merupakan panutan Mahasiswa lainnya, ada yang mengkonsumsi narkoba. Jika nanti ada yang terbukti, akan diberikan sanksi tegas.

Sementara Rektor USN Kolaka, Dr Azhari dengan tegas mengungkapkan tidak menginginkan ada Mahasiswanya pengguna narkoba, apalagi pengedar narkoba. Bahkan kalau ada yang terbukti positif, akan diserahkan kepada pihak BNN untuk ditangani, bahkan lebih dari itu akan dilakukan pemecatan.

“Kalau ada yang terbukti langsung dipecat. Kalau dia terbukti sebagai pengedar, saya akan bawa langsung ke polisi supaya ditangkap,” tegas Azhari.

Penulis: (A Arsyad)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

yusril

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...