Home » Berita Terpopuler » Presdir PT Vale Siap Melepas Lahan Konsensinya

Presdir PT Vale Siap Melepas Lahan Konsensinya

Presdir PT Vale, Nico Kanter
Kolaka,MySultra-
Presiden Direktur (Presdir) PT Vale Indonesia,Tbk menegaskan kalau pihak PT Vale siap melepas lahan konsensinya yang ada di kabupaten Kolaka jika tidak memenuhi janjinya membangun pabrik.
“Saya selalu katakan, kalau tidak bisa kembangkan semua lahan (konsensi) supaya dilepas.”kata Presiden Direktur (Presdir) PT Vale Indonesia, Nico Canter dihadapan Anggota DPRD Kolaka, Pemda Kolaka dan pengurus HMI Kolaka pada acara dengar pendapat, selasa (17/3/2015)
Nico menegaskan meskipun PT Vale merupakan perusahaan Kanada, tapi dirinya sangat berpihak pada bangsanya, kalaupun nantinya dirinya di pecat oleh perusahaan asal Kanada tersebut, dia tetap di Indonesia dan berhadapan dengan masyarakat Kolaka dan DPRD, tidak mungkin tinggal di Kanada. Selain itu, walaupun PT Vale ‎tidak melakukan apa-apa, tapi devisit Sumber Daya Alam (SDA) di Kolaka tidak dirusak. Kalaupun nantinya Pemda mengatakan PT Vale bukan partner yang tepat mereka siap keluar, sebab mereka tidak bisa duduki lahan tanpa ada yang dibuat.
“Walaupun kami diusir, kami tidak sentuh dan rusak lingkungan. Orenya masih ada.”tegasnya.
Nico Kanter menegaskan bahwa dirinya tidak berbohong, sebab sudah dihujat dimana-mana. Karena itu dirinya datang langsung ke Kolaka menghadiri undangan komisi III karena melihat DPRD, Pemda Kolaka dan mahasiswa memiliki ketulusan, sementara meski dirinya di demo di depan kantornya di Jakarta, tapi tidak mau menerima pendemo karena yang datang dinilai tidak disertai ketulusan.
“Kesalahan masa lalu akan kita jadikan untuk bekerja ekstra, demi meyakinkan bahwa kita bukan lagi janji-janji.”ungkapnya.
Terkait kerjasama CRA dengan PT Antam yang dilakukan beberapa waktu lalu, Presdir menegaskan bahwa itu merupakan kejahatan dan dirinya tidak tahu siapa yang setuju kerjasama itu jalan. Tapi pihak PT Vale tidak mengandalkan CRA, sebab itu dilakukan sekedar menganti alur komitmen untuk membangun pabrik, meski demikian Nico tidak menolak kalau dilakukan kerjasama CRA dengan PT Antam sesuai keinginan Bupati dan DPRD Kolaka, sebab hingga tahun depan belum bisa dibangun pabrik.(A Arsyad)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *