Home » Headline » Polres Konawe Dinilai Lamban Menyelesaikan Kasus

Polres Konawe Dinilai Lamban Menyelesaikan Kasus

UNAAHA, MY SULTRA.COM – Polres Konawe dinilai lamban dalam menyelesaikan kasus, terbukti dengan adanya beberapa laporan masyarakat yang sudah berbulan-bulan hingga saat ini belum ada kejelasan.”Sudah beberapa bulan kami laporkan, namun hingga saat ini tersangka pelakunya SWRN belum diperiksa, Pihak polres nampaknya lamban dalam menangani kasus “ ujar Saidi korban penipuan SWRN dengan modus pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Seperti pernah di beritakan MySultra.com beberapa kasus sudah dilaporkan ke Polres Konawe antara lain,  kasus penipuan yang melibatkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaitu SWRN salah seorang pegawai Satauan Polisis Pamong Praja (Satpol PP) Konawe, ditambah lagi dengan laporan masyarakat soal kasus sengketa tanah yang terjadi di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten setempat yang yang di duga melibatkan oknum anggota DPRD, sampai saat ini belum ada kejelasannya.

Saat ditemui, Kamis (26/11/2015), Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Konawe, AKP.Yunar H.P Sirait  menjelaskan bahwa  kasus penipuan yang melibatkan oknum PNS Konawe dengan modus  menjanjikan 20 orang masyarakat bakal dijadikan PNS, masih dalam proses penyelidikan (lidik), dan telah pemanggilan saksi dan pemerisaan pelapor.

“Selain pemeriksaan saksi kita juga kumpulkan barang  bukti, kalau sudah cukup bukti, barulah kita tingkatkan ke proses penyidikan, karena sebelumnya masi lidik,jadi bukan lamban” jelasnya.

Begitu juga dengan kasus sengketa tanah yang terjadi di Kec.Wonggeduku, kata dia, saat ini masih dalam proses lidik seperti pengecekan lokasi tanah yang dimaksud  sambil melakukan pemeriksaan terhadap pihak perusahaan dan saksi-saksi yang berkompoten.

“Anggota saya sudah turun cek lokasi kelapangan, hanya yang hadir saat itu cuman desa Langgonawe (Lamarua), sedangkan pihak perusahaan tidak ada yang hadir, tetapi sebelumnya memang perusahaan mengakui bahwa dari sekian hekter lahan yang dimiliki, ada lahan yang luasnya 100 Ha belum jelas statusnya kendati tanah tersebut sudah di bayar,”ujarnya.

(Rido)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *