Home » Berita Terpopuler » Perusahaan Korsel Lakukan Verifikasi Faktual Proyek Biomass

Perusahaan Korsel Lakukan Verifikasi Faktual Proyek Biomass

Cendra Mata :  Presiden BMET,Co.Ltd, Seheon Won menyerahkan cendera mata kepada Bupati Kolaka, Ahmad Safei dan para pejabat pada acara ramah tamah verifikasi faktual pelaksanaan proyek biomass.

MySultra –  Kolaka

BMET,Co.Ltd yang merupakan perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) menunjukan keseriusannya membangun pabrik gamal atau pelet di bumi Mekongga. Ini dibuktikan dengan melakukan verifikasi faktual pelaksanaan proyek biomass.

Dalam menunjukan keseriusannya dalam menanamkan investasinya sebesar 50 juta USD atau sekitar Rp 550 Milyar, bekerjasama Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Kolaka, Presiden BMET,Co.Ltd Soul Korea, Seheon Won membawa beberapa pimpinan perusahaan yang akan bekerjasama dengan dirinya dalam acara ramah tamah dengan Bupati Kolaka, Forum Koordinasi Pemerintah Daerah, Pimpinan DPRD Kolaka dan managemen PT Antam UBPN Sultra, selasa (17/6) malam disalah satu hotel di Kolaka.

Presiden BMET,Co.Ltd, Seheon Won dalam sambutannya yang ditranslate dalam bahasa Indonesia mengatakan, dirinya datang ke Kolaka demi memenuhi janjinya. Pihaknya telah bekerja keras bagaimana investasi ini segera dilaksanakan. Karena itulah dia membawa investor dari Korea selatan yang akan membantu dalam menanamkan investasinya sebagai bentuk keseriusannya.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengungkapkan, pada acara ini sengaja mengajak semua pejabat tuk hadir sebagi bentuk kesunguhan Pemda Kolaka mendukung perusahaan BMET,Co.Ltd dalam menanamkan investasinya, apalagi dipahami bersama bahwa siapapun yang akan menanamkan investasi, di butuhkan keamanan. Diharapkan acara ini menjadi tonggak sejarah dalam menata Kolaka lebih baik kedepan.

Kolaka sangat kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA) berupa nikel, onix, marmer, sabak, pasir kuarsa dan lainnya. Ini semua dibuka peluang, apalagi Pemkab sepakat menginginkan Kolaka  ada kemajuan seperti pulau Jawa. Salah satu cara terbaik untuk mengarah kesana dengan membuka investasi seluas-luasnya. Pemda Kolaka mengharapkan Rp 500 Milyar sampai Rp 1 Triliun dana bisa masuk ke Kolaka. Hal ini melihat kondisi Kolaka yang akan defisit, bahkan negarapun ikut defisit.

“Silahkan datang berinvestasi d Kolaka. Kami juga akan memberikan peta SDA di Kolaka, semoga ada lagi yang diminati selain gamal”katanya.

Melihat posisi Kolaka yang sangat strategis posisinya jika dilihat dari perairan, dimana arus transfortasi laut bisa masuk selat Makassar dan jika keluar di arah barat bisa melewati negara Filipina dan Selat Malaka. Jarang sekali di dunia ini memiliki daerah strategis seperti Kolaka dengan posisi di teluk dan posisi berada di selatan, berada ditengah-tengah antara musim barat dan timur, sehingga terlindung.

Terkait biomass, meski baru empat bulan dibicarakan, tapi di kabupaten tetangga Kolaka sudah ramai dibicarakan, bahkan dibeberapa tempat sudah mulai menanam gamal meski belum memulai pencanangan. Diharapkan proyek ini berjalan lebih cepat lebih baik. Semua perizinan dan masyarakat akan diurus Pemda Kolaka, kecuali pengurusan izin diluar Pemda Kolaka. Kepada SKPD diminta intuk mendukung dan mengamankan investasi ini, karena melihat kesunguhan Seheon Won yang telah banyak banyak mengorbankan biaya dan waktu untuk datang ke Kolaka. Jika tidak ada niat baik, tidak mungkin datang lagi ke Kolaka. (Armin)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *