Home » EKONOMI » Pengelolaan Pajak di Konawe Terbaik di Sultra
Kadispenda Nisbanurrahim saat melakukan kajian bersama dengan rombongan Pemkab Buton di ruang kerjanya

Pengelolaan Pajak di Konawe Terbaik di Sultra

UNAAHA, MY SULTRA.COM – Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) perlu berbangga atas prestasi Dinas Pendapatan (Dispenda) . Pasalnya belum lama ini Pemkab Konawe diklaim terbaik dalam hal pengelolaan pajak , baik dari sisi administrsai maupun nilai realisasi pajaknya.

Atas predikat tersebut, Pemkab menjadi daerah percontohan yang banyak didatangi kabupaten/ kota untuk belajar tentang sistem dan tata kelola pajak yang diterapkan di daerah bersangkutan. Misalnya, Kabupaten Bombana, Buton dan Maluku Utara.

Dispenda Konawe,setiap tahun anggaran selalu konsisten mencapai target di atas rata-rata dari nilai target yang seharusnya seperti yang dibebankan dalam APBD. Atau selalu berada di zona aman.

Kepala Dispenda Konawe, Nisbanurrahim menjelaskan, target pengelolaan pajak daerah dalam setiap tahun terus mengalami peningkatan , misalnya  pada 2014 lalu, target pajak yakni Rp. 6 miliar tetapi yang berhasil terealisasi yakni Rp. 10 Miliar.

Sedangkan tahun ini target pajak yakni Rp. 10 miliar dan hingga triwulan III ini berhasil terealisasi Rp. 16 miliar. Menurutnya, dari sekian item penarikan pajak yang ada, sektor pajak yang paling diunggulkan yakni Bea Perolehan Hak Atas Tanah atau Bangunan (BPHTB).

Ia menyebutkan, Pemkab membebankan Dispeda khusus BPHTB hanya Rp. 500 juta tetapi dalam perjalannya dapat mencapai Rp. 5,9 miliar.  Selanjutnya Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dari target Rp. 3,5 miliar dapat terealisasi Rp. 3,8 miliar.

Kemudian Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesan (PBB-P2) dengan target Rp. 1,7 miliar tapi sudah terealisasi Rp. 1, 6 miliar. “Kita masih yakin target ini masih bisa dicapai karena masih menyisahkan dua bulan lagi di akhir tahun anggaran berjalan ini,”paparnya saat ditemui di ruang kerjanya Senin (23/11/2015).

Ia menambahkan,startegi-strategi yang harus dilakukan dalam pengelolaan potensi pajak daerah perlu dikedepankan idealisme, misalnya dalam dalam pegelolaannya harus mengacu terhdap undang-undang yangberlaku.

Kemudian mensosialisasikan kebijakan tersebut. Serta dalam penyelesaian permasalahan perpajak daerah harus secara komfrehensif.

“Kami masih optimis dalam realisasi pajak daerah tahun ini dapat  melampui target, karena beberapa sektor pajak yang ada sudah ada yang melebihi target, padahal efektifnya masih bisa berjalan hingga Desember mendatang,”jelasnya.

(Rido)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *