Home » Berita Terpopuler » Penertiban PKL, Belasan Lapak Dirusak

Penertiban PKL, Belasan Lapak Dirusak

Kendari – MySultra.Com

Operasi rutin penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah pasar tradisional di Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) didapati sejumlah pedagang yang melakukan aktivitas perdagangan di ruas jalan padat kendaraan.

Satuan Polisi Pamong Pramaja (Sat Pol PP) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara terpaksa merusak sejumlah lapak milik pedagang karena dinilai mengganggu kenyamanan lalulintas diruas jalan Lasandara Mandonga Kendari.

Sebagian lapak milik pedagang tersebut diamankan pihak Sat Pol PP Kota Kendari. akibatnya para pedagang merugi karena tak dapat beraktifitas.

“Kita beri teloransi untuk menjual di waktu sore diatas jam 5, atau ke pasar Peddy”s Market, namun pedagang tetap disini, setiap pagi kita tertibkan sehingga kami juga terkadang kasian kepada para pedagang,” kata Kasi Ops Sat Pol PP Kota Kendari Aris Manda

Operasi rutin yang digelar Sat Pol PP telah berlangsung hingga hari ini Rabu (12/8), namun saat petugas tersebut meninggalkan lokasi pasar, para pedagang kembali menggelar dagangannya ditempat yang terlarang.

Para pedagang ini umumnya menjual asesoris, seperti kaca mata, topi, jam tangan dan memilih menggelar lapak dipinggirin ruas jalan karena padat pengunjung. Mereka menolak dikonfirmasi karena mengetahui lokasi penjualan mereka dilarang.

Pihak Sat Pol PP menertibkan para pedagang agar dapat berkumpul di pasar yang telah disediakan. Selain itu mereka diberi teloransi pada jam – jam sunyi untuk melakukan aktifitas penjualan.(Mas`ud)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *