Home » Berita Terpopuler » Pemkab Kolaka Serahkan Aset ke Pemkab Koltim

Pemkab Kolaka Serahkan Aset ke Pemkab Koltim

MySultra – Kolaka-

Pemkab Kolaka menyerahkan aset Personil Pembiayaan Peralatan dan Dokumen (P3D) kepada Pemkab Kolaka Timur (Koltim), di aula pertemuan BKD Kolaka,  senin (29/12).

P3D yang diserahkan Bupati Kolaka, H. Ahmad Sefei kepada Pj. Bupati Koltim, H. Tony Herbiansyah berjumlah Rp 277.844.453.485, disaksikan Ketua sementara DPRD Kolaka Rusman, Kajari Kolaka Jefferdinan, Wakil Bupati Kolaka Muhammad Jayadin, serta pejabat Pemkab Kolaka dan Koltim.

Adapun rincian Rp 277.844.453.485 yang terdiri dari lima item, yakni tanah sebanyak Rp 15 milyar lebih, peralatan mesin Rp 35.818.085.335, gedung dan bangunan Rp 128.598.199.971, jalan,jaringan, irigasi dan jembatan Rp 88.253.449.921, serta buku dan lain-lain sebesar Rp 5 milyar lebih.

Selain itu, juga diserahkan penyertaan modal PDAM sebesar Rp 4.189.286.699, dokumen berupa pemilikan tanah sebanyak 151 sertifikat, akta hibah 2 buah, BPKB kendaraan roda empat dan dua sebanyak 260 buku, serta penyerahan PNS sebanyak 1.627 orang terdiri dari laki-laki 969 orang dan perempuan 658 orang.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei dalam kesempatan itu menyatakan bahwa pada hakekatnya Kolaka sebagai kabupaten induk sangat mensuport Koltim untuk maju seperti kabupaten lain, sebab Koltim dilahirkan oleh Kolaka. Karenannya, apa yang semestinya diberikan kepada Koltim supaya diberikan supaya mereka bisa membuat perencanaan. Bupati tidak menginginkan di Kolaka terjadi berpuluh tahun di lahirkan tapi persoalan aset belum terselesaikan.

“Tidak mungkin dilahirkan kemudian dibunuh, tapi dipelihara dengan baik hingga berkembang dan bisa dilepaskan. Jadi aset yang ada disana tidak usah dipersoalkan, serahkan saja.”Katanya.

Diharapkan semua aset yang menjadi hak Koltim diserahkan sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk batas wilayah, apalagi Kolaka sudah dua kali melakukan pemekaran tanpa ada masalah. Inilah yang diharapkan Koltim akan sama dengan Kolut tanpa ada masalah, jangan seperti kabupaten lain yang terus mempersoalkan masalah aset dan perbatasan, sehingga yang korban adalah rakyat, sementara pemerintah merupakan pelayan rakyat.

Apalagi menurut Safei, pada saat akan dimekarkan sudah jelas mana batas wilayah dan titik koordinatnya, sehingga tidak perlu dipersoalkan. Selain itu, kepada para pejabat Koltim diharap untuk tidak melupakan Kolaka sebagai bapaknya.

Sementara itu, Pj. Bupati Koltim, Tony Herbiansyah mengungkapkan bahwa sesuai UU, pemindahan personil dilaksanakan paling lama enam bulan dan penyerahan P3D paling lambat tiga tahun. Namun yang terjadi di Kolaka penyerahan P3D belum sampai tiga tahun. Diakuinya, Koltim sangat membutuhkan spirit dari Kolaka, meskipun ada pihak ketiga yang mencoba mengaduh domba anak dan bapak. Karenanya diharapkan setiap ada masalah supaya dimusyawarakan dengan baik.

Tony menyampaikan rasa syukurnya dengan penyerahan P3D, sebab jika bercermin dengan kabupaten/kota lain seperti kota Bau-Bau yang sampai hari ini persoalan aset belum terselesaikan. Ini semua disebabkan adanya pihak ketiga yang selalu mengkompori. (A Arsyad)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *