Home » Headline » Pemda Kolaka Gelar Orientas Dewan Hakim MTQ
Pemda Kolaka mendatangkan Dua dewan hakim MTQ nasional Hj Umi Khusnul Khatima dan H Muhammad Ali dalam orientasi dewan hakim

Pemda Kolaka Gelar Orientas Dewan Hakim MTQ

“Jadi baru saya tahu kalau dewan hakim itu harus lulus sertifikasi,” kata Andi Wahidah.

KOLAKA, MYSULTRA.COM – Pemda Kolaka melalui Bagian Kesra Setda Kolaka, menggelar orientasi dewan hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), dengan mendatangkan dewan hakim Nasional,Jumat (23/12/2016) di rumah adat Mekongga.

Bekerjasama dengan Kemenag Kolaka dan Lembaga ‎Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kolaka, Pemda mendatangkan Dr Hj Umi Khusnul Khatima dan H Muhammad Ali MA yang selama ini dikenal sebagai dewan hakim MTQ Nasional.

Dalam pemaparannya, Umi Khusnul menegaskan bahwa seorang dewan hakim harus di baiat dan dilatih sebelum menjadi dewan hakim MTQ, sebab jika tidak dibaiat bisa saja hakim tersebut melakukan kecurangan, khususnya  ketua dewan hakim yang memiliki peran strategis dalam mengawasi kinerja anggota majelis.

Umi juga menyampaikan standar nasional terkait golongan remaja yang sering terjadi kesalahpahaman. Aturan yang ada saat tidak melihat lagi status, tapi berdasar pada usia yakni batas 25 tahun. Artinya, meskipun seorang sudah berkeluarga tapi usianya belum melewati 25 tahun, maka dia bisa masuk golongan remaja.

Adapun sekretaris LPTQ Kabupaten Kolaka H Syaifuddin Mustaming disela acara mengatakan, ‎sebenarnya acara utama dari kegiatan ini adalah pemusatan pelatihan bagi para juara MTQ tingkat Kabupaten Kolaka, dimana kegiatan ini sudah pada tahap ketiga. Hanya saja orientasi dewan hakim dinilai sangat perlu dilakukan.

“Orientasi ini ‎hanya pada empat cabang, yakni Tilawatil Alquran, Hifzil Quran, Tafsir dan Syarhil Quraan, diikuti 32 orang yang selama ini menjadi dewan hakim MTQ tingkat kabupaten Kolaka,” kata Syaifuddin Mustaming.

Sementara Kabag Kesra Setda Kolaka Hj Andi Wahidah mengatakan, tujuan dari orientasi ini sebenarnya hanya tambahan kegiatan dan tidak ada dalam program. Program yang dilaksanakan Bupati Kolaka adalah pemusatan pelatihan juara MTQ tingkat kabupaten Kolaka yang dilaksanakan di kecamatan Iwoimendaa tahun 2016, dimana mereka tidak ikut dalam MTQ tingkat Provinsi.

“Semua juara MTQ di Iwoimendaa dilatih oleh dewan hakim nasional,”katanya.

Adapun orientasi dewan hakim dilakukan bekerjasama Pemda Kolaka, Kemenag Kolaka dan LPTQ, untuk memberikan pemahaman dengan mengacu pada standar nasional yang dilaksanakan pada Seleksi Tilawatil Quran (STQ), mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga Nasional.

Diharapkan melalui kegiatan ini, dewan hakim mempunyai standar keilmuan tentang dewan hakim, sekaligus bisa memicu prestasi anak-anak, sebab tidak ada lagi karena kedekatan dia menjadi juara, tapi benar-benar  karena standar yang ada.

Penulis: (A Arsyad)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...