Home » Headline » Pelanggar Saat Oprasi Patuh Didominasi Anak Dibawah Umur

Pelanggar Saat Oprasi Patuh Didominasi Anak Dibawah Umur

UNAAHA, MYSULTRA.COM – Polisi Lalulintas (Polantas) Polres Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra), saat oprasi Patuh berhasil menjaring 940 pengendara roda dua, kegiatan tersebut berlangsung selama 16 hari, dimulai sejak tanggal 16  sampai dengan tanggal 29 Mey. Saat oprasi pelanggar di dominasi oleh pengendara dibawah umur yang berjumlah 443. Sedangkan pelajar hanya mencapai 278.

Kepala Satuan (Kasat) Polisi Lalulintas (Polantas) Polres Konawe, AKP.Muh.Alka.SIK saat di temui menuturkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan oprasi simpatik yang bersipat teguran, setelah itu barulah di lanjutkan oprasi patuh yang dimana oprasi tersebut di lakukan penindakan terhadap pengendara yang kelengkapan kendaraannya belum lengkap.

“Saat oprasi simpatik memang kami melihat masih banyak pengendara yang surat-suratnya belum lengkap, tapi saat itu kami hanya lakukan sosialisasi sekaligus teguran, belum ada tindakan, setelah oprasi patuh barulah kami tindak (Tilang),” ujarnya, Selasa (1/6/2016).

Saat oprasi kata Alka, pihaknya tidak hanya melakukan penindakan (Tilang), tetapi pihaknya juga melakukan sosialisasi, menghimbau para pengendara soal berkendara yang baik dan membagikan sticer. Oprasi itu dilakukan karena mendekati bulan ramadhan dan nantinya bakal ada lagi oprasi ketupat saat mendekati lebaran.

“Jadi kita lakukan oprasi cipta kondisi supaya di bulan puasa ini bisa tertip saat berkendara,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya oprasi tersebut terutama teguran atau penindakan, masyarakat Konawe khususnya bisa timbul kesadaran dalam berkendara, terutama memahami aturan beralulintas dan melengkapi surat-surat kendaraannya, terlebih lagi pengendara di bawah umur.

Pasalnya sekuat apapun pihak kepolisian khsusnya polantas melakukan upaya, jika tidak ada dukungan dan kesadaran dari masyarakat semuanya pasti bakal sia-sia.

“Jadi semua surat-surat kendaraan yang sudah ditindak akan di sidangkan, sidangnya juga bertahap, tahap pertama mulai tanggal 3 yang keduanya tanggal 10,” tutupnya.

Penulis: Rido

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *