Home » Berita Terpopuler » Pejabat “Galau” di Kolaka Habiskan Dana Rutin

Pejabat “Galau” di Kolaka Habiskan Dana Rutin

Evaluasi : Bupati Kolaka, Ahmad Safei didampingi Sekab Kolaka Poitu Murtopo, ketua Bappeda Fachruddin Rahim dan kepala Inspektorat Arman Wahab, memimpin rapat evaluasi kinerja pembangunan SKPD lingkup Pemkab Kolaka,di aula rapat BKD

MYSULTRA.COM: KOLAKA:  Aneh rasanya jika Tahun Anggaran (TA) 2014 baru berjalan lima bulan, sudah ada pejabat “galau” di Kabupaten Kolaka yang menghabisi dana rutin. Mereka ini adalah para pejabat yang tidak mendukung Bupati terpilih dan terancam dimutasi.

Akibat ada beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang telah menghabiskan dana rutin dengan rajin keluar daerah membawa kroni-kroninya, menyebabkan Bupati Kolaka, Ahmad Safei marah saat memimpin rapat evaluasi kinerja pembangunan SKPD lingkup Pemkab Kolaka, Rabu (11/6) di aula rapat BKD.

“Saya sayangkan ada SKPD yang pada bulan Mei rutinnya tinggal Rp 2 juta. Terlalu lincah menggunakan dan tidak masuk akal.”kata Ahmad Safei.

Karena itulah Bupati meminta kepada Sekda supaya melakukan pengawasan dan pembinaan pada SKPD yang terlalu lancar keluar daerah, guna menghabiskan anggaran di SKPD yang dipimpinnya. Bupati menegaskan tidak melarang kepala SKPD keluar daerah, asalkan apa yang dilakukan ada hasilnya yang dibawah pulang kemudian direalisasikan.

Bupati menegaskan tidak akan memberikan toleransi pada SKPD yang berulang-ulang melakukan kesalahan setelah disurati. Termasuk pegawai yang malas berkantor karena telah habis gajinya di kredit di bank, diminta kepada kepala SKPD untuk menahan semua gajinya, biarkan pihak bank berurusan dengan PNS yang bersangkutan karena PNS digaji untuk bekerja.

Begitupun masalah tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan PNS yang dicanangkan Bupati Ahmad Safei, diharapkan supaya kepala SKPD melaksanakan dengan sebaik-baiknya, memberikan kepada PNS yang benar-benar bekerja, bukan seperti sekarang ini semua PNS mendapat tambahan penghasilan, pada hal ada PNS yang sudah 3 bulan tidak berkantor tapi tetap mendapat tambahan penghasilan, sebab yang namanya kinerja harus melakukan kegiatan sehari-hari.

“Tidak semua PNS dapat tunjangan, tapi yang mendapat betul-betul orang bekerja. Ini harus diperhatikan kepala SKPD jangan sampai dibelakang hari ada masalah.”Tegasnya.

Kepala Inspektorat Kolaka, Arman Wahab mengungkapkan, sebagai pejabat yang mendapat tambahan sebagai Plt. Kadis Kependudukan dan Capil, ternyata disana sudah dihabiskan dana perjalanan dinasnya oleh mantan Kadis, sehingga ketika ada undangan dari dirjen kependudukan dirinya tidak bisa kesana.

Sementara itu, Ketua Bappeda dan PM, Fachruddin Rahim usai memaparkan persentase kinerja yang sudah berjalan hingga bulan Mei 2014, meminta kepada semua SKPD untuk segera mengumpulkan data realisasi anggaran, termasuk data berapa paket yang mau ditenderkan.

Penulis : Armin

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *