Home » Headline » Pasien DBD Di Konawe Terus Meningkat

Pasien DBD Di Konawe Terus Meningkat

UNAAHA, MYSULTRA.COM – Pasien penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengalami peningkatan, memasuki bulan ke tiga 2016 Dinas Kesehatan setempat mencatat ada 118 pasien.

Kadis Kesehatan Konawe, Muh. Aris mengatakan, hingga saat ini ada sembilan kecamatan yang terdeteksi terkena DBD. Diantaranya Sampara, Anggalo Moare, Wawotobi, Unaaha, Konawe, Tongauna, Pondidaha, Besulutu dan Wonggeduku.

“Dari sembilan kecamatan tersebut, sudah kecamatan Sampara yang paling banyak menderita penyakit DBD diperkirakan ada sekitar 64 pasien,” ungkapnya.

Ditambahkan, untuk penanggulangannya saat ini pihaknya terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan jentik nyamuk, seperti melakukan pengasapan setiap harinya di sembilan kecamatan yang di anggap rawan.

“Kami juga terus bersosialisasi kepada masyarakat agar menghindari gigitan nyamuk di siang hari,” ungkapnya

Terkait adanya meninggal pasien karena DBD, Aris mengaku baru sebatas mendengar kabar angin, “Saya sudah dengar, tapi laporannya belum ada yang masuk ke kami,” tuturnya.

Seperti diketahui, sekitar pertengahan Februari lalu, warga Kelurahan Tobeu Kecamatan Unaaha, Sulhijar Ida Roswita meninggal dunia karena DBD. “Ada juga kabar yang saya dengar, warga Sampara meninggal dengan kasus yang sama. Tapi laporannya juga belum masuk,” jelasnya.

Penulis: Rido

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *