Home » Headline » Oknum PNS Konawe Diduga Melakukan Penipuan
20 peserta prajabatan yang kena tipu oleh oknum PNS Konawe SWRN saat di Makasar Sulawesi Selatan.

Oknum PNS Konawe Diduga Melakukan Penipuan

UNAAHA, MY SULTRA.COM – Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra). Berinisial SWRN diduga kuat melakukan tindakpidana penipuan  dengan cara memungut uang korbannya  sebanyak 20 orang dengan janji untuk  dijanjikan PNS. Para korban menyetor uang kepada SWRN dengan  jumlah berfariasi Rp 40 juta sampai 50 juta bahkan ada juga yang mencapai Rp 70 juta.

“Kami sudah laporkan kasus penipuan ini ke Polres Konawe tapi sampai saat ini belum ada tanggapan. Bahkan sampai saat ini juga  SWRN sudah jarang di rumahnya mungkin karena takut, banyak yang datang meminta uangnya untuk di kembalikan,” ungkap Saidi, salah seorang korban penipuan saat ditemui di kediamannya (21/11/2015).

Saidi menjelaskan, awalnya dirinya tak yakin jika lulus pengangkatan CPNS Konawe, pasalnya nama dia tidak dicantumkan dalam daftar pengumuman CPNS tersebut, tapi karena doktrin yang dilakukan SWRN sangat meyakinkan, dirinyapun langsung mengikut untuk berangkat ke Makasar guna melaksanakan prajabatan, Tapi sayang ternyata bohongan.

“Waktu datang kerumah saya, dia bilang ko siap-siap mi cepat berangkat ke Makasar karena temanmu yang lain 19 orang sudah kesana duluan tinggal kamu yang belum berangkat. Berlangkatlah saya saat itu setelah sampai ke Makasar, di sana semua sudah disiapkan seperti halnya kita betul-betul mau prajabatan, ternya hanya penipuan,” ungkapnya.

Anehnya kata Saidi, setelah kepulangan mereka bersama korban lainnya dari prajabatan di Makasar tidak ada kejelasan SK mau ditugaskan di mana, bahkan Suwarni saat ditanya ia hanya bilang untuk bersabar. Tapi sampai saat ini belum juga ada SK yang sampai ketangan mereka dan ternyata mereka ditipu.

“Dari awal memang saya suda curiga karena dia bilang jangan sampaikan sama siapapun  tapi caranya dia meyakinkan seperti ada hipnotis kita langsung percaya saja, dan sampai saat ini belum ada kejelasan bahkan saat ini korban sebanyak 20 orang menuntut SWRN untuk segera mengembalikan uang yang pernah diambilnya,” jelasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, H.Ridwan, selaku pembina kepegewaian saat ditemui menjelaskan, untuk kasus tersebut dirinya sama sekali belum menerima laporan dari korban. Tapi dia berjanji untuk memanggil yang bersangkutan untuk diminta agar mengembalikan uang yang pernah diambilnya dari korban.

“Nanti saya akan panggil yang bersangkutan dan menyuruhnya untuk mengembalikan uang yang pernah di ambilnya, setelah itu kalau memang korban sudah melaporkan kejadian ini kepihak yang berwajib kami akan tunggu hasilnya, sambil memproses kasus ini pelanggaran apa yang harus di berikan kepada SWRN, kalau memang karena persoalan ini dia harus di pecat dari PNS kami akan pecat,” ujarnya. (Rido)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *