Home » Berita Terpopuler » Nur Alam Mengaku Punya “Kisah Cinta Politik” di Muna
Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam didampingi Istrinya Asnawati Hasan (Anggota DPRI) usai melantik Bupati Muna jumat (02/09/2016) di Aula Bahteramas Kendari
Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam didampingi Istrinya Asnawati Hasan (Anggota DPRI) usai melantik Bupati Muna jumat (02/09/2016) di Aula Bahteramas Kendari

Nur Alam Mengaku Punya “Kisah Cinta Politik” di Muna

KENDARI, MYSULTRA.COM  –  Gubernur Sulawesi Tenggara  (Sultra) Nur Alam mengaku punya “kisah cinta politik” terkait dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Muna beberapa waktu lalu. Kisah cinta politik itu diceritakan secara samar-samar  ketika dia melantik Bupati/Wakil Bupati Muna terpilih Rusman Emba/Malik Ditu, Jumat (02/09/2016) di Aula Bahteramas, kantor gubernur di Kendari.

“Saya punya kisah cinta politik di Muna, maafkan saya selama pilkada saya tidak pernah melakukan kunjungan kerja di Muna (sebagai gubernur maupun Ketua DPW PAN red), ini tidak berarti saya stel dari jauh, tapi saya berada di tengah tengah untuk semuanya,” katanya seraya menambahkan bahwa ada hal hal yang perlu dia jaga.

“Ada juga kisah cinta dari cerita rakyat. Ina- Ina bertanya, Pak Gub. Ini PSU (Pemungutan Suara Ulang) atau Pilkada. Saya tak bisa jawab, karena sama-sama pemilihan” ujarnya. Untuk diketahui bahwa usungan Partai PAN yakni , dr Baharuruddin – La Pili dalam pilkada menang pada Pilkada Desember 2015 lalu. Namun kalah setelah digugat di MK. Dalam dua kali PSU juga menang, tetapi total perolehan suaranya jika di jumlah dengan suara sebelum PSU (yang diakui MK) dan sesudah PSU lebih sedikit dibanding perolehan suara Rusman Emba- Malik Ditu.

Sebelumnya, dr Baharudin (icumben) didampingi Wakilnya Malik Ditu, namun memilih bercerai pada pilkada berikutnya. Malik Ditu memilih pasangan baru dengan Rusman Emba. “Pak Malik ini sangat berpengalaman dalam birokrasi, jadi bantulah Pak Rusman Emba. Pengalaman yang pahit semasa dulu menjadi wakil, ambil hikmahnya. Yang manisnya berbagi lah bantu pak Bupati sejak awal hingga akhir. Pak Rusman Emba memiliki pengalaman padat (pernah Ketua DPRD Sultra/DPD RI red). Tapi sehebat apapun, pasti ada kekurangan dan kelemahan. Jadi kelemahan itu jangan dieksploitasi oleh Wakil. Kerjasamalah yang baik,” pinta Nur Alam kepada keduanya.

Nur Alam menghimbau kepada seluruh elemen di Muna mulai saat ini untuk menghentikan segala bentuk intrik politik dan bersama-sama atau bahu-membahu untuk membangun Muna sebab, kata Nur Alam sumber Daya Manusia di Muna sangat luar biasa.” Orang Muna Banyak yang Profesor, Banyak yang Jenderal. Jangan hanya eksis di negeri orang. Tapi majukan daerah Muna, Daerah Sulawesi Tenggara,” tegas Nur Alam.

(ICAN)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

yusril

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *