Home » EKONOMI & BISNIS » Media Bisa Tetap Hidup Asalkan Benahi SDM dan Kontennya (2/Habis)
Seminar PWI 2 ok

Media Bisa Tetap Hidup Asalkan Benahi SDM dan Kontennya (2/Habis)

Catatan Dari Konkernas dan Seminar Nasional PWI di Bengkulu

Selama tiga hari (17 – 18) November 2017, Persatuan Watawan Indonesia (PWI) se Indonesia menyelenggarakan Konferensi Kerja Nasional dan Seminar Nasional di Benkulu. Acara ini mengusung Tema : Revolusi Digital : Peluang dan Tantangan Bagi Pers Serta Pembangunan Daerah. Acara ini diikuti oleh para Ketua, Sekretaris dan Dewan Kehormatan  PWI Provinsi  Se Indonesia. Berikut ini catatan Sudirman Duhari, Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kongkernas PWI yang digelar di ballroon Hotel Santika Bengkulu menampilkan tiga pembicara yaitu Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Drs.Gun Gun Siswandi, Msi , Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu Prof.Lizar Alfansi serta Sekjen PWI Psat, Hendry Ch Bangun.

Semua pembicara hampir senada berpendapat bahwa di era digital saat ini telah memudahkan perusaan media dan wartawan dalam melakukan kegiatannya, namun di sisi lain juga telah melahirkan tantangan tersendiri, bahkan telah membunuh banyak media dan mem PHK wartawannya karena medianya di tutup.

Ketua PWI Benkulu, Zacky Antoni, SH, MH dalam sambutannya mengatakan di era digitall saat ini, semua harus jeli menjadikan tantangan sebagai peluang. Tantangan itu harus dijadikan sebagai kekuatan untuk memajukan pers dan pembangunan daerah. “Pers dan pemerintah daerah harus selalu bersinergi dalam memajukan pembangunan daerah,” katanya.

Sementara Gun Gun Siswandi mengemukakan, pengguna internet aktif saat ini tercatat 137,2 juta. Ini dapat dimamfaatkan untuk mempromosikan semua potensi yang ada di daerah. Dikatakan, di era digital semua orang dimudahkan untuk mencari tempat tempat yang potensial untuk mengembangkan produk daerah.Karena itu diharapkan dengan era digital, ekonomi dan kesejahteraan rakyat akan meningkat.

Prof. DR. Lizar M.Si mengatakan, pemerintah daerah harus memiliki tim khusus  yang bertugas mempromosikan potensi daerah. Pemerintah daerah harus memamfaatkan internet. Saat ini katanya, internet sudah menjadi kebutuhan indifidu. Semua informasi dengan mudah diperoleh hanya dengan satu kali klik. “Semua data dan informasi yang dibutuhkan sudah dalam genggaman.

Sementara wartawan senior Hendry Ch Bangun yang juga anggota Dewan Pers menegaskan bahwa pers harus tetap meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusianya (SDM) dan meningkatkan kwalitas atau mutu kontennya sesuai dengan kebutuhan dan dan daya tarik pembacanya.

“Agar bisa bertahan dan berkembang maju, Media harus mengenali pasar, kenali jati diri dan konpeteri yang ada” kata Hendry.

Selain itu hata Hendry oerganisasi seperti SPS bisa bekerja sama dengan media dan kampus melakukan studi kecenderungan konsumsi media kalangan swasta, pemerintah dan audiens. Dia mengingatkan jangan sampai media  main perasaan dalam membuat perencanaan dan dibiarkan mati sendiri. (Sudirman D)

 

 

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Sekolah Partai ok

Asrun – Hugua Sekolah Partai Sebagai Calon Kepala Daerah

JAKARTA, MYSULTRA.COM – Ir. Hugua Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra yang juga sebagai Calon Wakil ...

Presidem Jokowi ok

Presiden Jokowi : Pencegahan Korupsi Harus Terus Dilakukan Lebih Serius

JAKARTA, MYSULTRA.COM – Presiden Jokowi menegaspan, upaya pencegahan korupsi harus terus dilakukan lebih serius. “ ...