Home » Berita Terpopuler » Masyarakat Sabiano Deklarasi Bebas Jamban

Masyarakat Sabiano Deklarasi Bebas Jamban

Bupati Kolaka, Ahmad Safei menandatangani deklarasi bebas jamban yang dibuat masyarakat Desa Sabiano.

 MySultra – Kolaka

 Masyarakat Desa Sabiano, Kecamatan Wundulako mendeklarasikan bebas jamban atau deklarasi kepedulian lingkungan bersih dan sehat, serangkaian pencanangan kesatuan gerak PKK KB Kesehatan tingkat Kabupaten Kolaka, kamis (30/10) di lapangan 19 November Kolaka.

 Pernyataan sikap masyarakat desa Sabiano selain dibacakan dihadapan Bupati Kolaka, wakil Bupati Kolaka, Pimpinan DPRD Kolaka dan sejumlah pejabat, juga dibuat dalam bentuk baliho yang ditandatangani Mardin L (Kades), Rasido (Ketua LKMD), Ramli (Ketua LPM), Nunung (Unsur PKK), Lewi, Kaharuddin, Muh. Yasin dan Sahabuddin (Kepala dusun). Pernyataan sikap ini juga ditandatangani camat Wundulako, Basir Saripa dan Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei.

 Dalam pernyataan sikap yang terdiri dari lima poin, masyarakat Sabiano berjanji bahwa perilaku buang air besar sembarang tempat merupakan perbuatan tercela. Perbuatan tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri juga merugikan keluarga dan orang lain. Sejak saat ini dan seterusnya mereka tidak akan melakukan buang air besar sembarang tempat dan tidak akan membiarkan orang lain melakukan di wilayah mereka. Masyarakat Sabiano menyadari bahwa untuk meningkatkan kesehatan, mereka senantiasa melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan lingkungan bersih dan sehat.

 Masyarakat Sabiano juga percaya terhadap semangat dan kemampuan yang mereka miliki, sehingga siap menjadi contoh tauladan bagi siapapun. “Semoga tekad kami mendapatkan kemudahan dan ridho dari Allah SWT.”janji masyarakat Sabiano.

 Usai meninjau makanan menu beragam bergizi seimbang dan aman yang dibuat ibu-ibu PKK, Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sabiano sangat luar biasa dan diharapkan semua masyarakat pada desa dan kelurahan se kabupaten Kolaka mengikuti langkah yang dibuat masyarakat Desa Sabiano, sebab diakui masih terdapat 20 hingga 30 persen masyarakat di kabupaten Kolaka yang masih membuang air besar tidak pada tempatnya atau disembarang tempat. “Meski disetiap kesempatan kita berikan motiasi untuk membuat jamban keluarga.”katanya.

 Bupati berharap budaya menggunakan wc umum ketika melakukan buang air besar haruslah dilaksanakan di kabupaten Kolaka, serta menghilangkan budaya membuang hajat disembarang tempat. Karena itu, menjadi tanggungjawab semua pihak untuk memberikan motivasi pada masyarakat, sebab dengan membuang hajat pada tempatnya akan berdampak pada diri, keluarga dan masyarakat. (A Arsyad)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

HPN

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

bangsoet mysultra

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *