Home » Berita Terpopuler » Mahasiswa Protes BOP, Ini Penjelasan Bupati Wakatobi
Wakatobi Dive Resort (Foto tripadvisor.co,id)

Mahasiswa Protes BOP, Ini Penjelasan Bupati Wakatobi

KENDARI, MY SULTRA.COM- Sekolompok mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Wakatobi (Ampera) beberapa waktu lalu mendatangi DPRD untuk menolak pembentukan Badan Otoritas Parawisata (BOP) di daerah tersebut.

Kelompok mahasiswa tersebu menilai BOP Wakatobi tidak akan memberi kontribusi kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Wakatobi, Hugua dalam penjelasan tertulisnya kepada MY Sultra.Com Rabu (25/05/2016) mengatakan, “dengan masuknya Wakatobi sebagai salah satu dari 10 Top Destinasi Pariwisata Nasional dan di susul dengan pembentukan BOP saya sangat iptimis bahwa kesejahteraan masyarakat Wakatobi dan Sulawesi Tenggara akan semakin cepat tercapai” katanya.

Sebab kata bupati dua periode ini, dengan begitu akan di dukung dengan anggaran Rp 20,5 Trilyun APBN untuk pengembangan industry pariwisata di Wakatobi. “Implikasi Top Ten destinasi wisata di Wakatobi akan member multipier efek yang maha dahsyat bagi Sulawesi Tenggara “ kata Ketua PDI Perjuangan Sultra ini.

Lebih jauh dijelaskan, anggaran sebesar Rp 20,5 trilyun itu dapat dimamfaatkan untuk membangun fasilitas Pariwisata, Pertanian, Perikanan, Perhubungan, Pekerjaan Umum, Pendidikan SDM, energy dan fasilitas umum lainnya yang memmenuhi standar buat masyarakat local dan tentunya memenuhi standar internasional. (Dir)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *