Home » Berita Terpopuler » Maba Yatim Piatu di USN Dapat Beasiswa Bidik Misi

Maba Yatim Piatu di USN Dapat Beasiswa Bidik Misi

. Pena Maba : Rektor USN Kolaka, Azhari saat membuka Pekan Pembentukan Insan Akademis (Pena) Maba di gedung Islamic center Kolaka.

MySultra – Kolaka. Mahasiswa Baru (Maba) di Universitas SembilanBelas November (USN) Kolaka yang telah yatim piatu langsung diberikan beasiswa bidik misi tahun pelajaran 2014/2015. Rektor USN Kolaka, Azhari saat membuka acara Pekan Pembentukan Insan Akademis (Pena) Maba di gedung Islamic center, Rabu (3/9) dihadapan ribuan Maba meminta supaya Maba yang telah berstatus yatim piatu untuk berdiri. Setelah beberapa orang berdiri, Rektor kemudian meminta kepada Pembantu Rektor (PR) III dan panitia untuk mencatat Maba yatim piatu yang selanjutnya diberikan beasiswa bidik misi. “Bagi Maba yang telah berstatus yatim piatu akan diberikan beasiswa bidik misi, setiap semester Rp 6 juta rupiah.”Kata Azhari yang menegaskan bahwa dalam hidup ini jangan ada istilah orang miskin tidak sanggup kuliah. Terkait kegiatan Pena Maba, Rektor mengungkapkan bahwa USN Kolaka tidak lagi menggunakan istilah ospek yang dentik dengan ploncongan dan tidak memberikan nilai tambah dibidang keilmuan, apalagi ada edaran Kemendikbud yang melarang adanya kekerasan dalam penerimaan Maba. Karena itu, Maba sejak awal ditanamkan nilai akademis, sebab kedepan bukan lagi persaingan daerah, tapi dengan ekonomi asia, semua negara bisa bekerja di Indonesia. Azhari mengungkapkan bahwa saat ini rata-rata pekerja Indonesia yang keluar negeri menjadi pembantu yang tidak berhubungan dengan skill atau keterampilan, sementara negara lain melakukan pekerjaan skill. Karenanya, yang harus dilakukan sekarang ini adalah meningkatkan dan mengasah skill. Pola pikir yang mengatakan bahwa seseorang kuliah dan setelah sarjana menjadi pegawai harus diubah, sebab menjadi PNS tidak akan menjadikan seseorang kaya. “PNS tidak akan menjadikan seseorang kaya. Karena itu, sekolah untuk berpikir. Rata-rata orang kaya di Indonesia bukan dari PNS dan polisi, tapi pengusaha. Menjadi wirausaha akan membawa kesejahteraan. Hanya orang cerdas yang akan membuat sebuah sejarah.”Kata Azhari. Tak lupa Azhari meminta kepada Maba untuk menjadi bebek yang senantiasa mengikut apa yang dilakukan teman maupun orang lain, tapi hendaknya menjadi buruk elang atau “Kongga” yang bisa mengelilingi dunia, sebagaimana lambang USN dan legenda bumi Mekongga. Sementara itu, ketua panitia Pena Maba, Syahrir dalam laporannya menyatakan, Pena Maba pada hakekatnya merupakan proses percepatan pengenalan kampus bagi Maba. Pena sudah menjadi tradisi USN, dimana kegiatannya berupa pengembangan nalar pendidikan dan bukan momok menakutkan. Syahrir mengajak supaya kegiatan Pena jadikan kegembiraan akademik, laksana sebuah keluarga yang menerima anggota baru dalam keluarganya. “Jumlah Maba yang melakukan kegiatan pekan Pena adalah 1052 orang, terdiri dari fakultas Pertanin 99 orang, fakultas teknik 132 orang, fakultas hukum 106 orang, fakultas sistem informatika 249 orang, Fisip 137 orang dan FKIP 320 orang.”Kata kabag kemahasiswaan USN Kolaka ini. (Armin)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

HPN

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

bangsoet mysultra

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *