Home » Berita Terpopuler » Lukman Abunawas Buka MTQ ke 43 di Iwoimendaa
Panggung utama pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten Kolaka ke-43 tahun 2016 di kecamatan Iwoimendaa.

Lukman Abunawas Buka MTQ ke 43 di Iwoimendaa

KOLAKA, MY SULTRA.Com – Sekretaris Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H Lukman Abunawas membuka secara resmi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten Kolaka, ke-43 di kecamatan Iwoimendaa, Jumat (5/2/2016) malam.
Dalam MTQ tahun 2016 ini, terdaftar 573 peserta dari 12 kecamatan, dengan rincian kecamatan Toari 46 peserta, Watubangga 24 peserta, Polinggona 24 peserta, Tanggetada 66 peserta, Pomalaa 71 peserta, Baula 32 peserta, Wundulako 25 peserta, Kolaka 45 peserta, Latambaga 45 peserta, Samaturu 37 peserta, Wolo 63 peserta dan tuan rumah Iwoimendaa 95 peserta.
Adapun cabang yang dilombakan ada 10, masing-masing cabang tilawah Alquran, hifzil Alquran, tafsir Alquran, Musabaqah Fahmil Alquran (MFQ), Musabaqah Syarhil Alquran (MSQ), Musabaqah Makalah Alquran (MMQ), Musabaqah Khattil Alquran (MKQ), Musabaqah Qasidah Rebana Klasik (MQR), Musabaqah bintang vokalis dan Musabaqah Asmaul Husna.
“‎Tema sentral pelaksanaan MTQ ke 43 tahun 2016 ini adalah dengan MTQ ke 43 kita aktualisasikan makna dan syiar Alquran sebagai sumber inspirasi dan revolusi mental, menuju terwujudnya daerah Kolaka yang maju, sejahtera dan berkeadilan,” kata camat Iwoimendaa La Emba.
Menurut Lukman Abunawas, melalui pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten Kolaka, dapat meningkatkan pemahaman dan pengamalan Alquran sebagai pedoman umat Islam, serta yang paling utama adalah menjadi ajang silaturahim, demi kokohnya persaudaraan, persatuan dan kesatuan.
Sementara Bupati Kolaka H Ahmad Safei ditanya terkait pelaksanaan MTQ ini mengatakan, semua kecamatan tahun ini diwajibkan untuk mengikuti semua cabang lomba, sebab esensi dari MTQ ini bukan sekedar sebagai ajang lomba semata. Tapi lebih dari itu merupakan syiar Islam, dimana semua kaum Muslimin harus ikut berperan serta.
“MTQ adalah syiar islam yang tidak mengedepankan perlombaan. Karena itu kita wajib berperan serta dalam syiar Islam,” kata Ahmad Safei.
Tak lupa Safei berharap semua peserta berlomba dengan cara sportip, serta kepada dewan juri supaya memberikan penilaian secara objektif. (A Arsyad)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *