Home » Berita Terpopuler » LSM Minta Sekretaris KPU Kolaka Pelajari PKPU

LSM Minta Sekretaris KPU Kolaka Pelajari PKPU

. Ketua Lider, Herman Syahruddin

MySultra – Kolaka

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lider Sultra meminta kepada Sekretaris KPU Kolaka, Idham Hindardi tidak asal bicara dan hendaknya mempelajari PKPU terkait pembagian kursi tambahan DPRD Kolaka.

“Saya anggap Idham itu telah berbuat keliru. Seharusnya dia pelajari dulu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), baru memberikan pernyataan terkait alokasi kursi dimasing-masing Dapil,”kata ketua Lider, Herman Syahruddin, kamis (13/11/2014).

Menurut Herman, pernyataan sekretaris KPU Kolaka terkait pembagian kursi sangat menyesatkan, sebab dalam PKPU nomor 33 tahun 2014 tentang penataan dan pengisian keanggotaan DPRD pada daerah induk dan pemekaran, sudah dijelaskan dalam pasal 5 ayat 1 yang berbunyi, penetapan jumlah dan alokasi kursi setiap dapil anggota DPRD pada daerah induk dan pemekaran, didasarkan pada jumlah penduduk yang ditetapkan oleh KPU dalam pelaksanaan Pemilu terakhir.

Berdasarkan jumlah penduduk yang ditetapkan oleh KPU Pusat dalam pelaksanaan pemilu terakhir berdasarkan PKPU nomor 33, KPU telah mengeluarkan keputusan KPU nomor 119/Kpts/KPU/TAHUN 2013, tertanggal 9 Maret 2013, khusus kabupaten Kolaka untuk dapil 1 jumlah penduduknya 85.213 orang, dapil 3 berjumlah 80.338 orang dan dapil 5 berjumlah 79.264 orang.

“Sangat keliru kalau Idham menyebutkan pembagiannya sepuluh-sepuluh untuk setiap dapil di Kolaka. Merujuk pada pasal 5 PKPU sudah sangat jelas penetapan dan alokasi kursi setiap Dapil anggota DPRD pada daerah induk dan pemekaran, didasarkan pada jumlah penduduk yang ditetapkan oleh KPU dalam pelaksanaan pemilu terakhir. Itu yang seharusnya menjadi patron untuk penetaapan alokasi kursi.”Ungkapnya.

Jika melihat pada jumlah penduduk, maka yang benar adalah dapil 1 mendapat tambahan 3 kursi, sementara dapil 3 dan 5 masing-masing mendapat tambahan 2 kursi.

“Mana bisa dapil 5 yang hanya memiliki jumlah penduduk sebanyak 79.264 mendapat 3 kursi, sementara dapil 1 yang lebih besar jumlah penduduknya hanya 2 kursi, apalagi perbandingan jumlah penduduknya sebanyak 5.949 orang. Jadi kita tidak bicara pemerataan, tapi kita bicara aturan.”Tegas Herman. (A Arsyad).

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *