Home » Headline » KPU Konawe Dinilai Tidak Prosedural Dalam Meluluskan Anggota PPS
Ilustrasi KPU

KPU Konawe Dinilai Tidak Prosedural Dalam Meluluskan Anggota PPS

KONAWE, MY SULTRAM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga tidak prosedural dalam menyeleksi calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang lolos baru-baru ini. Pasalnya, dua anggota PPS di Desa Kasumewuho, Kecamatan Wawotobi, tidak mendapat rekomendasi dari Kepala Desa (Kades) dan Badan Pemerintahan Desa (BPD), melainkan dari camat tapi lulus sebagai anggota PPS, Hal tersebut diungkapkan oleh Kades Kasumewuho, Djainuddin.

Saat ditemui Sabtu (11/11/2017), Kades Kasumewuho, Djainuddin mengungkapkan, dirinya sangat menyayangkan jika KPU Konawe tidak konsisten dalam mengeluarkan syarat penerimaan calon PPS. Padahal, salah satu syarat untuk mendaftar sebagai anggota PPS, harus memiliki surat rekomendasi dari Kades dan BPD yang bersangkutan, bukan dari camat.

Akan tetapi kenyataannya tidak seperti itu, terbukti di Desa yang dipimpin Djainuddin itu, ada dua orang anggota PPS yang lulus tanpa mengambil rekomendasi darinya melainkan dari camat dan diloloskan sebagai anggota PPS.

“Persoalan seperti ini kan pasti berpolemik, bahkan ada indikasi KPU Konawe diduga bermai dalam hal penerimaan anggota PPS, masalanya tanpa ada rekomendasi dari Kades dan BPD mereka berdua bisa lolos, ada apa?,” ungkapnya.

Djainuddin menambahkan, saat perekrutan anggota PPS, ada ketidak adilan yang dilakukan oleh KPU Konawe, sehingga terjadi demikian. Jika memang tidak harus ada rekomendasi dari Kades dan BPD yang bersangkutan, dibolehkan dari camat, mengapa tidak disampaikan kepada setiap pendaftar, agar kesannya tidak dipersulit.

“Tapi saya curiga sama dua orang anggota PPS yang lolos di Desa Kasumewuho ini,  kayaknya ada unsur lain, dan kemungkinan besar, yang bersangkutan diduga pernah melakukan pelanggaran di desa, makanya mereka ambil rekomendasi dari camat,” jelasnya.

Kades Kasumewuho itu berharap, meski  rekomendasi diberikan oleh camat bukan darinya, yang terpenting mereka harus bekerja secara maksimal, sehingga Pilkada Konawe mendatang bisa terselenggara dengan baik tanpa adanya persoalan.

Penulis: Rido


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Ketgam:
WR II USN Kolaka, Syahrir Sahaka

18 Pendaftar CPNS Tes SKB di USN Kolaka

KOLAKA, MYSULTRA.COM– Sedikitnya 18 orang pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, ...

Ilustrasi

Dinasti Korupsi Yang Dibentuk Di Atas Meja Makan keluarga

(Belajar Dari Dinasti Korupsi E-KTP, Dinasti Korupsi RS Sumber Waras dan Garuda Indonesia) Tradisi korupsi ...