Home » Berita Terpopuler » Konsorsium MCAI Bangun 4 Kettle Minyak Atsiri
Ketgam:
Asisten III Andi Zulkarnain mewakili Bupati Kolaka, menyerahkan izin IUPHkm pada masyarakat didampingi camat  Latambaga.
Ketgam: Asisten III Andi Zulkarnain mewakili Bupati Kolaka, menyerahkan izin IUPHkm pada masyarakat didampingi camat Latambaga.

Konsorsium MCAI Bangun 4 Kettle Minyak Atsiri

KOLAKA, MYSULTRA.COM Dalam waktu 18 bulan di kabupaten Kolaka, konsorsium kemitraan proyek kemakmuran hijau Millenium Challenge Account Indonesia (MCAI), mampu membangun empat penyulingan atau kettle minyak atsiri.

“Terbangun empat kettle minyak atsiri di kelurahan Ulunggolaka, Induha, Mangolo dan Kolakaasi, untuk komoditi cengkeh, Nilam, sereh wangi, sereh merah dan jahe,” kata Riski mewakili konsorsium kemitraan, pada acara lokakarya penutupan proyek dan rapat koordinasi daerah, Senin (29/1/2018) di salah satu hotel di Kolaka.

Menurut Riski, MCAI yang bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pendamping, seperti Lapak Sultra, telah berhasil menerbitkan izin IUPHkm dari Kementerian lingkungan hidup di kelurahan Ulunggolaka dan Induha seluas 473 hektare. Selain itu memberikan bibit jahe, hingga panen mencapai 7 ton di kelurahan Mangolo.

Selain itu, pihak konsorsium telah memfasilitasi bibit cengkeh, pinang, jati, sengon, lada, kakao dan pinang. Juga pemberdayaan pihak gender dengan pembuatan dodol durian dan coklat, serta membawa studi banding wanatani masyarakat di Yogyakarta.”Kami berharap pekerjaan ini tidak sampai disini, tapi bisa dimasukkan dalam program kerja Pemda Kolaka,” harap Riski.

MCAI Pusat Laode Nasir mengatakan, pihak MCAI sangat salut dengan program ini, sekaligus berharap ada rekomendasi yang dibuat untuk bisa ditindaklanjuti Pemda Kolaka.

Adapun kepala Bappeda Kolaka Samsul Kadar mengatakan, pogram ini luar biasa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kolaka, sebab tidak kurang 400 hektare yang sudah disentuh program ini. Paling tidak 200 hingga 300 kepala keluarga yang merasakan program ini.

Meski demikian, Kadar berharap ada laporan rill apa yang telah dilakukan MCAI kerjasama LSM pendamping pada 4 kelurahan yang dimaksud. Diharapkan ada kelanjutan program ini, khususnya yang dapat menggerakkan roda ekonomi, sebab jika tidak memberikan kesejahteraan maka apa yang dilakukan itu sia-sia.

“Dari pengalaman, jika peralatan yang dibantu, juga diberikan modal, tidak akan memberikan manfaat bahkan membuat pengangguran baru jika tidak berkelanjutan, sebab jika tidak berkelanjutan maka barang yang dibantukan akan menjadi besi tua. Proyek boleh berhenti, tapi program harus jalan terus,” harap Samsul Kadar.

Sementara Asisten III Andi Zulkarnain mewakili Bupati Kolaka mengatakan, program ini sangat luar biasa, apalagi potensi Kolaka begitu besar. Karena itu, diharapkan petani bisa juga mengembangkan semua potensi yang ada disana, termasuk wisatanya.”Program ini harus berkelanjutan. Dinas Perindag Kolaka bisa memfasilitasi semua ini,” harapnya.

Zulkarnain sangat bersyukur dengan program ini, sebab dengan adanya pendampingan petani, pendapatan masyarakat sudah mencapai 10 persen. Kedepan diharapkan lebih meningkat lagi, sehingga masyarakat Kolaka bisa sejahtera dan tinggal landas dari kemiskinan. (A Arsyad)

 

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Bupati dan Wal Bupati Busel

Mendagri Tunjuk La Ode Arusani Sebagai PLT Bupati Busel

KENDARI, MYSULTRA.COM -Menteri Dalan Negeri Tjahyo Kumolo akhirnya menunjuk La Oe Arusani, Wakil Bupati Buton ...

Bupati Buton Selatan Agus Faisal

Bupati Buton Selatan Ditangkap KPK

BATAUGA, MYSULTRA.COM – Bupati Buton Selatan  (Busel) Agus Faisal Hidayat ditangkap KPK melalui Opersi Tangkap ...