Home » Headline » Konawe Tergolong Daerah Rawan Lakalantas

Konawe Tergolong Daerah Rawan Lakalantas

UNAAHA, MY SULTRA.COM – Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), di anggap daerah yang rawan dengan Lakalantas, pasalnya daerah tersebut bakal dilalui sejumlah pengendara yang hendak mudik lebaran tahun ini, seperti Makasar-Kendari dan Kendari-Sulteng

Guna menjaga kondisi agar tetap kondusif saat arus mudik, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Konawe terus berkoordinasi kepada pihak-pihak terkait untuk melengkapi rambu-rambu lalulintas, serta perbaikan jalan, seperti kelengkapan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), markah jalan, dan pendirian posko mudik yang nantinya disediakan di beberapa titik tertentu.

Kasatlantas Polres Konawe AKP Muh Alka membenarkan hal tersebut, kata dia sepenjang jalur di Konawe merupakan daerah rawan terjadinya kecelakaan lalulintas. Pasalnya, sejumlah ruas jalur mudik di Konawe masih minim rambu-rambu dan PJU yang dipasang. Padahal sarana tersebut sangat dibutuhkan pengguna jalan guna menekan angka kecelakaan saat mudik.

Alka mengungkapkan, Sebagai upaya untuk mengurangi angka Lakalantas, pihaknya telah melakukan berbagai upaya, seperti sosialisasi sadar berlalu lintas saat berkendara dan memasang banner imbauan untuk berhati-hati di jalan raya.

“Untuk saat ini kami tidak bisa memetakan ada berapa titik rawan lakalantas. Pasalnya, saya menilai hampir semua jalur di Konawe merupakan rawan Lakalantas. Seperti, banyaknya tikungan jalan tapi tidak ada tanda peringatan sehingga sering menyebabkan kecelakaan. Dan untuk daerah rawan longsor itu ada di daerah Konawe utara menuju perbatasan Sulteng karena berada di daerah pengunungan, begitu juga jalur Konawe-Konut yang melalui Kec Meluhu rawan longsor,” jelasnya.

Alka menambahkan, pihaknya bakal terus koordinasi kepada dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum. Ia menekankan rambu lalulintas dapat segera di perbaiki sebelum arus mudik mencapai puncaknya.

“Rawannya Laka di Konawe bukan hasil dari prediksi maupun perkiraan kami, melainkan data pengalaman kecelakaan yang terjadi tiap tahunnya. Tapi kita juga berharap kepada para pengendara untuk ekstra hati-hati, disamping itu pengendara harus dilengkapi surat-surat berkendara, dan tidak memuat muatan secara berlebihan,” imbaunya.

Penulis: Rido

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *