Home » Berita Terpopuler » Komisi III Minta PLN Segera Atasi Krisis Listrik

Komisi III Minta PLN Segera Atasi Krisis Listrik

Kolaka,MySultra.Com
‎Komisi III DPRD Kolaka melakukan hearing dengan Pimpinan PLN ranting Kolaka, sekaligus meminta supaya segera atasi krisis listrik yang saat ini semakin memprihatinkan.
Pada hearing yang dilaksanakan Selasa (21/4/2015), mayoritas anggota DPRD menyoroti kondisi listrik saat ini, dimana setiap hari pasti terjadi pemadaman secara tiba-tiba. Padamnya listrik ini bukan hanya sekali tapi beberapa kali‎, bahkan yang mendapat giliran padam, listrik padam sejak sore hingga jam 23.00 wita. Ini dinilai anggota dewan sudah sangat keterlaluan, apalagi setiap masyarakat yang ditemui selalu mengadukan ‎terkait listrik.
“Pemadaman yang dilakukan sudah terlalu parah, berjam-jam lamanya, sudah banyak masyarakat mengeluh. Akibat pemadaman masyarakat dirugikan, usaha tidak lancar, alat-alat elektronik rusak, coba dicarikan solusi jangan dibiarkan begini terus.”tegas ketua komisi III, H. Syarifuddin Baso Rantegau.
Begitupun legislator PKS, Edy Gunawan Arafik berharap supaya PLN rayon Kolaka mendesak PLN induk di Makassar untuk segera merealisasikan kedatangan dua mesin baru berkafasitas10 MW yang dijanjikan pada Mei mendatang, sehingga krisis listrik di Kolaka tidak lagi terjadi.
‎Adapun legislator dari Demokrat, Rusman meminta supaya PLN Kolaka dalam melakukan proses pemadaman lampu supaya tidak pandang bulu, sebab pengamatannya selama ini, pada jalur rumah pejabat tidak pernah dipadamkan meskipun sudah jadwalnya dipadamkan, sehingga yang dikorbankan di desa-desa. Karena itu PLN diminta tidak takut pada pejabat jika memang sudah jadwalnya, sehingga ada rasa kebersamaan.
Karena semakin parahnya listrik saat ini, legislator PAN Muh. Ajib Madjid memberikan solusi supaya pihak PLN hendaknya mematikan lampu-lampu penerangan jalan untuk sementara waktu, karena dianggap pemborosan listrik disaat Kolaka krisis listrik. Dengan pemadaman lampu jalan akan mengurangi beban, sehingga pemadaman akan berkurang.
‎Terhadap pernyataan komisi III, Kepala PLN Rayon Kolaka, Yusuf Dullah mengakui kalau pihaknya tidak bisa menghindari kenyataan kalau kondisi mesin pembangkit yang ada tidak mampu lagi melayani kebutuhan listrik di Kolaka. Meski demikian, krisis itu sudah akan teratasi ‎sementara waktu dengan tibanya delapan buah mesin pembangkit dengan kafasitas 5 Mega Watt (MW)
Yusuf menjelaskan kalau kebutuhan listrik untuk kabupaten Kolaka sebanyak 16 MW. Sementara mesin yang dimiliki PLN rayon Kolaka saat ini hanya bisa menyuplai 15 MW. Itu berarti masih kekurangan 1 MW, ditambah mesin yang ada perlu dilakukan pemeliharaan karena sudah tidak memadai. Akibatnya pemadaman listrik tidak bisa dihindari dan itu terpaksa harus dilakukan karena bebannya begitu besar.
Meski sudah datang mesin baru, tapi Yusuf tidak menjamin adanya pemadaman listrik sebab mesin itu belum dipasang. Dia belum tahu kapan bisa dipasang. Alasannya belum mendapat rencana schedulnya. Begitupun setelah mesin terpasang sehingga terjadi kelebihan daya, Yusuf juga dengan enteng mengatakan bahwa pemadaman pasti akan terjadi. Dia berkilah kalau pihaknya akan memperhitungkan kondisi mesin yang lama dan faktor pemeliharaannya untuk mesin yang baru.
Begitupun terkait usulan dari Muh. Ajib Majib, Yusuf mengakui bahwa itu semua ada benarnya dan dapat mengatasi beban. Tapi secara teknis lampu jalan ditangani dinas pertambangan. Itu semua bisa dilakukan jika dinas pertambangan menyetujuinya.
Usai hearing, anggota komisi III langsung melakukan kunjungan ke tempat mesin baru PLN. Setelah melihat mesin baru, komisi III berharap supaya mesin itu segera dipasang, sehingga dapat mengatasi krisis listrik di Kolaka. (A Arsyad)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

HPN

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

bangsoet mysultra

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *