Home » Headline » Ketua DPC PDIP Wakatobi Salahkan Hugua

Ketua DPC PDIP Wakatobi Salahkan Hugua

WAKATOBI, MY SULTRA.COM – Kekalahan calon Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yakni Haliana –Muhammad Syawal – pada Pilkada serentak desember tahun 2015 lalu berbuntut panjang. Setelah tiga pengurus PDIP Wakatobi dilaporkan atas dugaan melakukan penghianatan terhadap partai hingga terancan dicopot dari anggota DPRD, kini giliran Ketua DPC PDIP Wakatobi Muhammad Ali Tembo menyalahkan Ketua DPD PDIP Sultra, Hugua dan Bapilu yang dinilainya kurang bekerja maksimal.

“Klarifikasi sudah kami lakukan, kalau dikatakan kami mau dipecat atau pergantian antar waktu (PAW), itu cuma pernyataan, sebab kewajiban, sudah kami lakukan, sebagai kader, ketua partai, struktur partai dan sebagai petugas partai,”kata Ketua DPC PDIP Wakatobi,Muhammad Ali Tembo, Rabu (24/2/2016) di Bandara Matahora, Wakatobi.

Menurutnya, dirinya bersama dua anggotanya yang menjadi terlapor, telah bekerja maksimal sesuai tingkat kemampuan tugas tanggungjawabnya, daya pikir dan kemampuan keuangan.Meski demikian, kata dia, jika dirinya dianggap bersalah, maka mesti diproses sesuai mekanisme, bukan hanya pernyataan atas dasar suka atau tidak suka.

”Saya diduga berhianat terhadap partai, kalau saya berhianat tentu saya berpihak pada lawan, tetapi kami berdiri tegak lurus untuk mendukung pemenangan, semua bukti ada, dimana saya berekonsialisasi, dimana struktur partai pecah pasca perebutan pintu, itu kami lakukan, bukti – buktinya kami sudah laporkan ke DPP,” katanya

Ali Tembo menyangkan, ada oknum pengurus DPC PDIP Wakatobi yang mengatasnamakan partai dan melaporkan dirinya bersamaSahiruddin dan Sutomo ke DPD. “Kalau kita bicara pelanggaran kode etik, maka oknum tersebut yang melakukan pelanggaran karena mengatasnamakan DPC PDIP,”

“Harus ada bukti, klarifikasi, verifikasi, cek and balance. Jangan kemudian penghiatan didasarkan pada standar selerah dan sukanya kita. Mesti melihat diri kita, apa yang kita lakukan, saya selaku ketua DPC PDIP Wakatobi, saya harus menang 100 persen, tetapi saya tidak bekerja serius, saya hanya jalan – jalan keluar negeri, saya tidak berkoordinasi, lalu apa yang saya lakukan menyalahkan orang lain, adilkah dalam kontes itu,”imbuhnya.

Secara ekstrim kata Ali Tembo menyoroti Ketua DPD PDIP Sultra, Hugua yang juga Bupati Wakatobi. “Pak  Hugua ada dimana saat sebulan Pilkada dilaksanakan, Ketua Badan Pemilu (Bappilu) ada dimana, publik tahu bahwa mereka ada diluar negeri. Ini kalau saya jorjoran mengatakan itu,”tegas Ali Tembo..

Hasil klarifikasi DPP PDIP lanjut Ali Tembo, kekalahan pada Pemilihan Kepala Daerah Wakatobi merupakan kesalahan kolektif.”Diminta Ketua DPD PDIP Sultra agar menyelesaikan persoalan Wakatobi sebagaimana pendekatan antara kakak dan adik serta mengevaluasi kelemahan – kelemahan dan apa yang akan dilakukan dalam rangka perbaikan,” jelas Ali Tembo.

Hasil Pleno KPU Wakatobi perolehan suara terbanyak diraih oleh pasangan Arhawi- Ilmiati dengan perolehan suara 28.873 suara, sedang pasangan Haliana – Muhammad Syawal hanya memperoleh 28.096 suara atau tetinggal 777 suara.

Penulis : Mas`ud

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *