Home » Berita Terpopuler » Kejari Kolaka Buru Tubagus Riko Riswanda
Tubagus Riko Riswanda

Kejari Kolaka Buru Tubagus Riko Riswanda

KOLAKA,  MY SULTRA  Tim eksekusi Kejaksaan Negeri Kolaka (Kejari) Kolaka, provinsi Sulawesi Tenggara mengejar dan mencari persembunyian buronan Tubagus Riko Riswanda alias Riko, yang di vonis 5 tahun Penjara atas penggelapan dalam hubungan kerja.
Belum diketahuinya dimana keberadaan Riko saat ini disampaikan Kajari Kolaka, Jefferdian, senin (22/2/2016) di kantornya. Menurutnya, pihaknya telah melakukan pencarian untuk dilakukan eksekusi atas terdakwa Riko setelah menerima salinan putusan dari Mahkamah Agung (MA) untuk segera menjalani hukuman penjara selama 5 tahun.
Sejak mendapat salinan putusan MA Republik Indonesia Nomor  780 K/PID/2014, pihaknya langsung bergerak untuk melakukan eksekusi. Namun sampai hari ini keberadaan Riko belum diketahui, meskipun tim eksekusi yang dibentuk sudah mencari di Kendari dan di Pulau Jawa yang diduga tempat kediaman Riko.
“Ini juga sesuai pasal 270 UU nomor 8 tahun1981 KUHAP yang menyatakan, pelaksanaan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dilakukan oleh jaksa, yang untuk itu panitera mengirimkan salinan surat putusan kepada kami,” ungkap Jefferdian.
Karena tidak mengetahui persembunyian Riko, Kajari Jefferdian mengharapkan kepada semua pihak jika ada yang melihat keberadaan Riko supaya menyampaikan kepada pihaknya, untuk dilakukan eksekusi.
Terpidana Riko di vonis empat tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Kolaka, sesuai putusan nomor 287/Pid.B/2012/PN.KLK tanggal 25 oktober 2013‎, terkait kasus pengelapan dalam hubungan pekerjaan saat dirinya menjabat ‎Direktur Operasional PT Dharma Rosadi Internasional (DRI) di Pomalaa.
Dengan vonis empat tahun penjara pada Pengadilan Negeri Kolaka, Riko melakukan upaya hukum banding di Pengadilan Tinggi Sultra, namun hukumannya justru ditambah menjadi 5 (lima) tahun penjara dengan Putusan.  NOMOR : 71/PID/2013/PT SULTRA yang dibacakan pada sidang terbuka untuk umum tanggal 23 Januari 2014. Kemudian upaya hukum Kasasi Riko ditolak dengan putusan Mahkamah Agung nomor 780 K/PID/2014‎ tanggal 27 Oktober 2014. Dan salinan putusan dikirim oleh Mahkamah Agung kepada Pengadilan Negeri Kolaka dengan nomor: 728/Panmud.Pid/780 K/PID/2014 tanggal 29 Juni 2015.
Sementara terkait kasus yang juga menimpa Djoni Rosadi yang merupakan Direktur Utama PT DRI, Jefferdian mengaku kalau pihaknya belum bisa melakukan eksekusi, karena ‎belum menerima salinan resmi dari Pengadilan Negeri Kolaka.
Penulis: (A Arsyad)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *