Home » Headline » Kampanye Hitam BIsa Tingkatkan Golput

Kampanye Hitam BIsa Tingkatkan Golput

MySultra.com : Kendari Maraknya kampanye Hitam yang dilakukan oleh oknum pendukung capres/cawapres, bisa mendorong makin meningkatnya angka Golput yakni orang yang tidak mau menggunakan hak pilihnya karena menilai kedua pasangan capres dan cawapres bukan kader terbaik bangsa. Untuk itu media, cetak maupun media elektronik diharakpan tetap melakukan peliputan secara professional, netral dan berimbang serta meninggalkan model peliputan secara konvensional.

 Stanley Adi Prasetyo, Ketua Komisi Hukum Dewan Pers mngingatkan hal ini kepada sejumlah wartawan media cetak, media oleh tronik termasuk media Online saat workshop Peliputan Pemilu 2014 di Kendari. Rabu (11/6).

Diakui Stanley, saat ini ada kecenderungan medua terbelah dua mendukung salah satu dari dua pasangan capres/cawapres, khususnya televisi yang cenderung mengikuti afiliasi politik pemiliknya.”Ada fenomena “Magulisme Media” dimana pengusaha Media kini memamfaatkan media yang dimilikinya untuk kepentingan sahwat atau libido politiknya. Ini tampak terasa dari pemberitaan televisi ada yang memihak capres tertentu”Kata Stanley.

Fenomena lainnya adalah munculnya kecenderungan jurnalisme pacuan kuda, diamana peliputan lebih menonjolkan dua kotestan yang berpacu saling menjatuhkan. Media lebih banyak menampilkan sisi calon, bukan apa yang menjadi kemauan pemilih “Harusnya peliputan dilakukan secara adil dan berimbang’” katanya.

Lebih jauh Stanley mengungkapkan, untuk melahirkan pemimpin yang berkwalitas melalui pemilihan yang bebas, jujur dan adil, media harus mengubah model peliputan yang selama ini masih konvensional yakni melihan dari sisi pemilih misalnya pemimpin seperti apa yang mereka butuhkan dan apa yang mereka butuhkan dari pemimpimpin (Capres dan Cawapres ,red).

Hal lain yang juga belum banyak mendapat perhatian Media adalah penggunaan hak suara bagi kelompok tertentu musalnya para tuna netra, orang cacat yang tak memili tangan, orang sakit jiwa dan masyarakat terasing.

Dua pasang Capres yang akan bersaing pada pemilihan 9 Juli mendatang adalah pasangan Prabowo- Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla.

Penulis : Sudirman Duhari

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *