Home » Berita Terpopuler » Kajari Unaaha Berhasil Eksekusi Lima Terpidana Tipikor
Kajari Konawe Saiful Bahri Siregar,SH,MH
Kajari Konawe Saiful Bahri Siregar,SH,MH

Kajari Unaaha Berhasil Eksekusi Lima Terpidana Tipikor

UNAAHA, MYSULTRA.COM –Setelah melaksanakan tugas selama tiga bulan terakhir ini sejak Januari hingga Maret, Kejaksaan Negeri (Kajari) Unaaha Kabupaen Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra), yang di bawahi oleh Saiful Bahri Siregar,SH,MH, berhasil mengeksekusi lima tersangka Tindakan Pidana Korupsi (Tipikor) diantaranya. Drs.H.Jabaruddin,M.si, Abusair,S.sos, Marhaba,SE, Ir.Amran Yunus dan Nonong Fadli,SE.M.si.

Saiful menjelaskan, kelima tersangka terpidana ini terbukti melakukan tindak pidana korupsi (TPK). Seperti halnya Jabaruddin yang telah melakukan TPK berupa penyimpangan atau penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe TA 2009 sehingga di vonis selama empat tahun penjara, Abusair melakukan TPK berupa penyimpangan Dana Panjar pada DPPKAD Konawe TA 2009 saat menjadi Bendahara Bantuan, sehingga di vonis selama satu tahun penjara, Marhaba terbukti melakukan TPK berupa penyimpangan atau penyalahgunaan dana pada Sekretariat Daerah (Sekda) Konawe Selatan saat menjadi Bendahara Pengeluaran sehingga di vonis penjara selama enam tahun, Amran Yunus terbukti melakukan TPK atas pekerjaan percetakan sawah seluas 500 Ha pada Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan Kab.Konawe TA 2006, saat menjadi pelaksana PT.Ranaspi Aryanori, sehingga di vonis penjara selama dua tahun. sedangkan Nonong Fadli, terbukti melakukan TPK berupa perjalanan Dinas piktif pada DPPKAD Tahun 2009 saat menjadi Bendahara Pengeluaran, bahkan Nonong juga terlibat dengan perkara lain sehingga terjadi dua putusan, Karena Nonong juga terbukti melakukan TPK berupa penyimpangan dana panjar pada Pemda Konawe TA 2009 sehingga di vonis penjara selama lima Tahun enam bulan.

“Dari ke lima tersangka ini, ada dua tersangka yang kita tidak eksekusi di kediamannya, karena mereka koparatif menyerahkan diri, yaitu Abusair dan Nonong, sedangkan yang lainnya kami eksekusi di kediaman masing-masing, Jabarudin di eksekusi tanggal lima Januari 2016, Abusair tanggal tiga Februari 2016, Marhaba tanggal tuju Maret 2016, Imran tanggal 29 Maret 2016 dan Nonong tanggal 31 Maret 2016,” jelasnya, Senin (04/04/2016).

Dari ke lima tersangka yang sudah di eksekusi, ada dua nama di antaranya, H.Ardin,S.sos,M.si Dkk dan Dra.Hj.Siti Amina, yang saat ini baru putusan Mahkama Agung (MA) melalui surat pemberitahuan di nyatakan bebas, dan sampai saat ini Kajari masih menunggu salinan kasus tersebut, sehingga dapat di ketahui kasus apa yang melibatkan ke dua orang yang di maksud itu.

“Nanti kalau sudah ada salinan lengkap dari MA baru kami akan pelajari kasus apa yang melibatkan dua orang ini,” ujarnya.

Penulis: Rido


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

yusril

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Seri tulisan merespon esai Denny JA: NKRI Bersyariah atau Ruang Publik ...

Kemendagri Jelaskan Kedua Kasus KTP-el Adalah Murni Tindak Pidana.

Jakarta- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), through Mendagri Tjahjo Kumolo Beroperasi Langsung menyampaikan penjelasannya, Berlangganan penanganan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *