Home » Headline » Kabupaten Kolaka Sering “Diserbu” Wartawan Abal Abal
Ketua PWI Sultra, Sarjono, menyerahkan cenderamata berupa Buku kepada Bupati Komala Ahmad Safei (Baju batik corak kuning) di dampingi Sekjen PWI Pusat, Hendry C H Bangun (Kedua dari kiri), Ketua Dewan Kehormatan PWI Sultra, Sudirman Duhari (Paling kiri) dan Kepala Biro Antara Kendari,Hernawan Wahyudono(paling Kanan)
Ketua PWI Sultra, Sarjono, menyerahkan cenderamata berupa Buku kepada Bupati Komala Ahmad Safei (Baju batik corak kuning) di dampingi Sekjen PWI Pusat, Hendry C H Bangun (Kedua dari kiri), Ketua Dewan Kehormatan PWI Sultra, Sudirman Duhari (Paling kiri) dan Kepala Biro Antara Kendari,Hernawan Wahyudono(paling Kanan)

Kabupaten Kolaka Sering “Diserbu” Wartawan Abal Abal

KOLAKA, MY SULTRA. COM – Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) sering “diserbu” wartawan  abal abal yang biasanya mendatangi para kepala desa dan guru guru. Wartawan tersebut mempertanyakan dana desa dan dana BOS , namun bukan untuk tujuan menjadi berita tapi melakukan bargaing untuk memperoleh uang.

Hal tersebut terungkap dalam diskusi dengan Bupati Kolaka, Ahmad Safei dengan para pengusus PWI Sultra dalam  rangka safari jurnalistik yang dilanjurkan  dengan  acara Pelatihan Jurnalistik Sederhana yang diselenggarakan PWI Kolaka   Senin  (28 s/s 29 /08/2017).

Bupati Safei meiminta kepada PWI bersama pemda Kolaka untuk  mengatasi masalah wartawan abal abal antara lain melalui pelatihan agar mereka berkerja secara profesional sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik

Sebab Wartawan kata Safei, tugasnya selain melakukan kontrol sosial, pers juga harus mendidik, menghibur dan membuat berita yang bisa menginspirasi agar masyarakat bangkit untuk membangun dirinya, keluarganya, membangun daerah, bangsa dan negara. (Dir)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Ketua DPRD Kolaka Utara ok

Ketua DPRD Kolaka Utara Diduga Dibunuh oleh Istrinya

KOLAKA UTARA MYSULTRA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Kolaka utara , Sulawesi Tenggara (Sultra) Musakkir Sarira diduga ...

Pasar Sentral Kota Kendari

Telan Dana Rp 124 Milyar, Pasar Sentral Kota Kendari Belum Berkontribusi PAD

KENDARI- MYSULTRA.COM – Pembangunan Pasar Sentral Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menelan dana APBD sebesar ...