Home » Berita Terpopuler » Jusuf Kalla Yakin Koalisi Merah Putih di Daerah Bakal Pecah

Jusuf Kalla Yakin Koalisi Merah Putih di Daerah Bakal Pecah

MySultra – jakarta :

Wakil presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) mengaku khawatir Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu Kepada Daerah (Pilkada) yang mengatur pemilihan kepala daerah oleh DPRD dapat meningkatkan potensi politik transaksional di DPRD. Oleh karena itu, JK mengaku ingin kepala daerah tetap dipilih rakyat.

JK mengatakan, pilkada lewat DPRD bisa memaksa calon kepala untuk merogoh kocek lebih dalam agar para anggota DPRD memenangkannya.

“(Pemilihan) lewat DPRD, ongkos pemerintah kecil. Namun, saya yakin, ongkos biaya calonnya tinggi. Kalau pilkada langsung sering ada money politics, ini lewat DPRD bisa lebih tinggi,” kata JK di kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2014), seperti dikutip Tribunnews.com.

Menurut JK, setelah terpilih, kepala daerah berpotensi melakukan segala hal, termasuk korupsi, untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan selama proses pemilihan. Selain itu, kandidat yang ideal, tetapi tidak memiliki kekuatan modal dan dukungan politik, belum tentu bisa memenangkan pemilihan.

Bahkan, bila mayoritas masyarakat mendukung, tetapi DPRD tidak mendukung, sang kandidat tidak akan memenangkan pemilihan.

Namun, JK mengakui bila pemilihan lewat DPRD juga akan menghemat pengeluaran negara. Biaya kertas, bilik, serta alat peraga lainnya, termasuk panitia pemilihan, akan berkurang drastis. Pemilihan oleh DPRD juga tidak bisa dikatakan sebagai proses yang tidak strategis.

Jika RUU Pilkada disahkan dengan mekanisme pemilihan kepala daerah lewat DPRD, JK mengaku tidak khawatir dengan Koalisi Merah Putih yang akan menguasai mayoritas kursi kepala daerah. Menurut JK, kekompakan Koalisi Merah Putih di tingkat pusat belum tentu diikuti oleh kader di daerah.

“Tapi, perkiraan orang ini akan dikuasai Koalisi (Merah Putih) tak akan terjadi. Sebab, ada persaingan antarparpol, (misalnya) ada calon Golkar yang ingin maju, tapi ada juga ada calon dari Gerindra, jadi bagaimana menyatukannya ? Lama-lama pecah,” ucap mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

JK percaya peta politik di tingkat nasional tidak sama dengan peta politik di tingkat daerah. JK menyebutkan bahwa di internal partai politik saja bisa terjadi perpecahan, apalagi antara partai politik di koalisi yang sama.

“Kami tidak khawatir, pilkada ini tidak akan memengaruhi sampai ke bawah. Koalisi tidak sampai ke bawah. Percaya sama saya. Politik itu dinamis,” kata JK.(Komp)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *