Home » Berita Terpopuler » Jika APBD Tidak Segerah Disahkan, 50 Milyar Bakal Hilang

Jika APBD Tidak Segerah Disahkan, 50 Milyar Bakal Hilang

mysultra – Kolaka

Jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2015 tidak segerah disahkan, Pemkab Kolaka bakal kehilangan duit sebanyak Rp 50 Milyar.

“Jika APBD kabupaten Kolaka tahun anggaran 2015 telat disahkan, maka Pemkab Kolaka bakal merugi Rp 50 Milyar.”Kata Ketua DPRD Kolaka, Parmin Dasir didampingi wakil ketua DPRD Kolaka, Tajuddin, menangapi pernyataan Anggota DPRD Kolaka terpilih 2014-2019 dari PKS, Edi Gunawan yang mengharapkan supaya APBD 2015 ditetapkan oleh Anggota DPRD baru, selasa (7/10) di ruang kerjanya.

Parmin Dasir yang kembali duduk di DPRD periode 2014-2019 ini sempat tergelitik membaca pernyataan Edy Gunawan disalah satu media. Meski demikian, dirinya menghargai semangat yang dimunculkan Edy Gunawan. Namun dirinya menegaskan supaya semua pihak termasuk Edy harus memahami kalau selama ini DPRD Kolaka tidak pernah menetapkan APBD tidak tepat waktu, sebab jika ditetapkan tidak tepat waktu maka berdampak pada kerugian daerah dan masyarakat.

“Batas penetapan APBD tanggal 31 desember. Kalau terlambat akan di finalti Rp 25 Milyar, termasuk tidak diberikan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 25 Milyar. Karena itu syarat, sehingga menyebabkan kerugian Rp 50 milyar.”Tegas legislator asal PAN ini.

Menurut Parmin Dasir, jika harus menunggu anggota DPRD Kolaka yang baru untuk menetapkan APBD 2015, maka itu sulit akan terjadi, sebab pelantikan anggota DPRD Kolaka  dilaksanakan pada tanggal 27 oktober 2014, setelah itu terlebih dahulu dilakukan pembekalan selama satu minggu, dilanjutkan pembentukan alat kelengkapan dewan dan syaratnya harus  definitif. Menjadi pertanyaan kapan definitif, sebab sebelum itu akan dilakukan penataan ulang anggota DPRD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), dimana memerlukan waktu lama.

“Jangan sampai dua bulan baru penataan ulang, belum lagi kelengkapan dewan dan harus definitif, sebab syarat penetapan APBD harus definitif. Karena itu saya yakin dan pasti akan terjadi keterlambatan penetapan APBD 2015.”Ungkapnya.

Parmin menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Edy Gunawan bahwa mereka masuk untuk memikirkan kepentingan rakyat, maka mereka juga dalam menetapkan APBD juga memikirkan rakyat. Bahkan Parmin keberatan jika ada anggapan kalau dikatakan penetapan APBD 2015 oleh anggota DPRD yang tidak lama lagi didemisioner untuk bagi-bagi proyek.

“Meski demikian, saya hargai pendapat Edy Gunawan.”Katanya.

Untuk tidak mengalami kerugian Rp 50 Milyar karena terlambat penetapan APBD, pihak DPRD Kolaka akan berusaha semaksimal mungkin segera menetapkan APBD tahun anggaran 2015. Direncanakan penetapan APBD 2015 pada minggu ketiga bulan oktober sebelum teman-temannya meninggalkan kantor legislatif dan diisi anggota baru. (A Arsyad)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

HPN

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

bangsoet mysultra

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *