Home » Konawe » Jasa Raharja : Keselamatan Lebih Penting dari Santunan

Jasa Raharja : Keselamatan Lebih Penting dari Santunan

KONAWE – MYSULTRA.COM :

Setiap masyarakat pengendara maupun pejalan kaki mengharapkan agar selamat hingga ke tempat tujuan untuk kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. namun jika Allah SWA berkendak lain, segala musibah dapat terjadi dan Jasa Raharja akan memberikan santunan. Namun demikian,  PT. Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan, keselamtan jiwa masyarakat lebih penting dari menerima santunan atas kecelakaan yang mengakibatkan luka atau meninggal dunia.

Hal ini diungkapkan Kepala Unit Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Jasa Raharja Persero Cabang Sultra, Panji Akbar Nur Banten, SE saat menggelar sosialisasi undang – undang (UU) nomor 33 tahun 1964 tentang santunan bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan Darat, Udara dan Laut, serta  dan UU 34 tahun 1964 terkait penghimpunan dan pengelolaan dana dari masyarakat untuk memenuhi pemberian hak bagi warga atas santunan, diaula Universitas Lakidende (Unilaki), Senin (14/9).

“Kami berharap, agar masyarakat yang bepergian, baik menggunakan jasa angkutan darat, laut, udara maupun pejalan kaki selamat sampai ketujuan, untuk itu, kami selalu menekan angka kecelakaan dengan terus mensosialisasikan UU 33 dan 34 tahun 1964 dan tetap mematuhi rambu lalulintas,” harap Panji di depan peserta sosialisasi yang diikuti oleh sejumlah mahasiswa dan dosen Unilaki Konawe.

Dia menjelaskan, UU 33 tahun 1964 merupakan jaminan pertanggungan penumpang angkutan umum, sedangkan UU 34 tahun 1964 jaminan pertanggungan untuk pihak ketiga korban kecelakaan lalulintas jalan.”UU ini sebagai perlindungan dasar masyarakat yang mengalami kecelakaan dengan besaran iuran mencapai Rp. 50 juta per jiwa bagi yang meninggal dunia.” Jelas Panji.

Namun demikian, pihak ahli waris mesti menyiapkan beberapa syarat diantaranya, laporan polisi atas musibah kecelakaan, identitas sah korban kecelakaan dan ahli waris serta beberapa syarat lainnya yang dibutuhkan pihak jasa raharja.

Pihak Jasa Raharja dalam sosialisasi menampilkan berbagai slide visual kecelakan yang mendapatkan santunan, selain itu dijelaskan pengecualian yang tidak dapat santunan seperti kecelakaan tunggal.

Acara sosialisasi disambut baik bagi peserta, diharapkan agar sosialisasi dapat dilakukan secara rutin agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mengurus berbagai persyaratan dan ketentuan yang berlaku untuk mendapatkan santunan.

Salah seorang penanya mengungkapkan peristiwa yang dialami keluarganya, dia merasa kesulitan mendapat surat keterangan, baik di kepolisian maupun di rumah sakit tempat korban dirawat.”Kadang kita butuhmi surat keteranagan tetapi banyak lagi permintaan sehingga kita katakan rumit sekali,”ungkapnya.

Diakhir acara sosialisasi, pihak jasa raharja membagikan bingkisan berupa pengharum ruangan dan helm kendaraan roda dua yang bertujuan agar pengendara tertib berlalulintas dengan tetap menggunakan helm saat berkendara.

Acara sosialisasi tersebut melibatkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Perwakilan Sultra dan sejumlah mahasiswa serta dosen Unilaki Konawe.(Mas1ud)

Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Avatar
Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022

Badan Pekerja Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers 2019-2022 Jakarta – Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) ...

Bangsoet : Dari Profesi Wartawan Dapat Jadi Apapun

Jakarta, Kamis 25/10: Ketua DPR Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan mengungkapkan, profesi untuk membuka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *