Home » Headline » Ingin Dikenang,Irawan wariskanTP-TGR ke Pemda Konsel
pj bupati lantik tptgr

Ingin Dikenang,Irawan wariskanTP-TGR ke Pemda Konsel

Konawe Selatan –  MySultra

Inginan menciptaakan pengelolaan keuangan daerah yang bersih efektif dan efisien serta menghindari penyalahgunaan wewenang maupun penyalahgunaan keuangan daerah, Pj Bupati Konawe Selatan,IrawanLaliasa melantik majelispertimbanganTindakan Penuntutan danTuntutanganti rugi(TPTGR),kemarin di aulakantor Bupati KonaweSelatan (Konsel).
Majelis TP-TGR tersebut diketuai Sekda Konsel, Sardjun Mokke dan Wakil Ketua Sahlul yang juga Kadispenda Konsel,Sekretaris majelis diisi oleh Samrin yang juga Kepala Inspektorat dan dua anggota masing masingAsisten1 Muh. Hisrah dan Kabag Ortala.

Usai melantik dan mengambil sumpah Para”hakim’testerbut,Irawan mengatakan menandatanganiSKpenetapan majelisTP‑TGR Konsel adalah hal pertama yang dilakukannya pasca dilantik menjadi Pj Bupati.” Masa jabatan saya sebagai Pj Bupati tidak lama,dari situ saya berkeinginan mewariskan sesuatu yang baik bagi daerah Konsel.Sayapun menilai pembentukan majelis TP-TGR ini sebagai sebuah karya yang nantinya bila dijalankan secara serius akan mereduksi atau bahkan menghilangkan segala bentuk penyelewengan keuangandaerah,”terangnya.

Mengapa TP-TGR menjadi salah satu fokus utamanya, pria yang juga masih menjabat Kadispenda Sultra ini menjelas, 0kan hal tersebut berdasarkan Permendari nomor 5 tahun 1997 tentang Tp-TGR dan juga sudah dipikirkannya mengingat fenomena pengelolaan keuangan daerah di Konsel yang saat ini yang belum berjalan sesuai dengan treknya,sepertiadanya ketimpangan dalam APBD Konsel 2014 yang menyebabkan sejumlah kepalaSKPD Konsel diperiksa di Polda Sultra. ”
Selain ingin TP-TGR ini menjadi sebuah terapi kejut bagi semua aparatur yang ada di Pemda Konsel, saya juga melakukan hal ini agar aparatur yang secara tidak sengaja melakukan kesalahan atau pelanggaran dalam pengelolaan keuangan agar terhindar dari ranah hukum,”pintanya.
Ditambahkannya, Hal tersebut juga sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi yang menginginkan adanya Diskresi atau keleluasaan dalam mengambil kebijakan terkait dengan penganggaran di daerah.

Irawan menambahkan konsep tersebut tidak akan berjalan sesuai fungsi TP-TGR jika nantinya ada aparat Pemda Konsel yang berdasarkan hasil audit BPK maupun kantor Inspektorat di dapati melanggar ketentuan yang adanamundipersidangan TP-TGR tidak jujur dan tidak kooperatif. ” Tidak menutup kemungkinan kalautidak jujur dan tidak kooperatif, perkara yang ada akan dilanjutkan ke meja hijau. Itu bias dan dapat direkomendasikan,jadiTP-TGRinibukan”tegasnya.

Pria yang juga pernah menjabat Sekda di Konawe ini menambahkan pembentukan tim TP-TGR tersebut juga sudah dikonsultasikannya kepada korps adhyaksa baik ditingkat Kejati Sultra maupun di Kejari Konsel untuk memndapatkan masukan terkait dengan mekanisme dalam proses penuntutan dan penindakan di siding majelisTPTGRKonsel.

Dalam sidang perdana majelis TP-TGR yang dipimpin “hakim” Sardjun Mokke, terdapat 3 kasus yang diperkarakanya itu kasus selisih kekurangan PAD di UPT pasar Ranomeeto senilai Rp 13 Juta, Kasus kelebihan pembayaran perjalanandinas senilai belasan juta Rupiah hingga kasus raibnya uang gaji pegawai Dinkes Konsel tahun 2014 senilai Rp. 910 juta.(*/Sudirman Duhari)


Komentar

Komentar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...

About mysultra

Editor: Sudirman Duhari

Baca Juga

Sekolah Partai ok

Asrun – Hugua Sekolah Partai Sebagai Calon Kepala Daerah

JAKARTA, MYSULTRA.COM – Ir. Hugua Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra yang juga sebagai Calon Wakil ...

Presidem Jokowi ok

Presiden Jokowi : Pencegahan Korupsi Harus Terus Dilakukan Lebih Serius

JAKARTA, MYSULTRA.COM – Presiden Jokowi menegaspan, upaya pencegahan korupsi harus terus dilakukan lebih serius. “ ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *